Tutup
TeknologiTelekomunikasi

Telkomsat Resmikan Gateway Satelit Utama di Wamena

95
×

Telkomsat Resmikan Gateway Satelit Utama di Wamena

Sebarkan artikel ini
telkomsat-bangun-‘gerbang-raksasa’-di-papua
Telkomsat Bangun ‘Gerbang Raksasa’ di Papua

Wamena – PT telkom Indonesia (persero) Tbk bersama PT Telkom Satelit Indonesia atau Telkomsat resmi mengoperasikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Fasilitas ini menjadi proyek kedua TelkomGroup melalui Telkomsat, setelah infrastruktur serupa lebih dulu dibangun di Merauke dengan fungsi yang berbeda.

Di merauke, Community Gateway disiapkan sebagai jalur cadangan untuk menjaga layanan tetap berjalan saat jaringan terestrial bermasalah. Adapun di Wamena, fasilitas itu justru diposisikan sebagai jalur utama konektivitas untuk Papua Pegunungan, sehingga perannya menjadi lebih sentral dalam menopang layanan digital di wilayah tersebut.

Wakil menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo menyebut pembangunan infrastruktur itu sejalan dengan prioritas nasional untuk memperluas konektivitas hingga ke kawasan timur Indonesia. Menurut dia, tantangan geografis Papua tidak semestinya menjadi penghambat, melainkan peluang untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi digital.

“Konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan. Community Gateway Wamena berperan penting mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis,” kata angga, Selasa, 12 Mei 2026. Ia menambahkan, yang tak kalah penting adalah memastikan fasilitas tersebut benar-benar digunakan masyarakat, terutama di papua Pegunungan.

Dari sisi teknis,kapasitas jaringan transport di Wamena saat ini berada di kisaran 7 Gbps dan sudah termanfaatkan cukup tinggi. Kehadiran Community Gateway disebut akan membuka ruang peningkatan kapasitas bertahap hingga 40 Gbps.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi mengatakan, fasilitas itu berfungsi sebagai titik distribusi utama konektivitas di Papua Pegunungan. Ia menilai satelit menjadi solusi yang paling sesuai untuk wilayah dengan medan berat seperti pegunungan Papua yang belum sepenuhnya dijangkau jaringan darat.

“Teknologi satelit punya keunggulan untuk menjangkau wilayah dengan kondisi geografis yang menantang,” ujar Rizal. Ia menegaskan, layanan tersebut akan mempercepat konektivitas sekaligus memperluas dukungan bagi masyarakat, layanan publik, dan pengembangan ekonomi digital di kawasan itu.