Jakarta – Sejumlah pejabat negara dan lembaga keuangan mendatangi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 19 Mei 2026, saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tengah tertekan. Kunjungan itu menarik perhatian pasar karena berlangsung di tengah pelemahan tajam bursa saham domestik.
Rombongan yang datang terdiri atas Ketua Dewan Komisioner OJK Frederica Widyasari Dewi atau Kiki, CEO BPI Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Rosan Roeslani, serta Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Dony Oskaria. Mereka tiba di Gedung BEI sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung menuju lantai 6 untuk bertemu pihak bursa.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga tampak hadir, namun hingga kini belum ada keterangan dari para pejabat yang datang soal agenda pertemuan tersebut. Kehadiran mereka menambah sorotan di tengah tekanan besar yang dialami IHSG.
Pada sesi I perdagangan hari itu, IHSG tercatat anjlok 202 poin atau 3,08 persen. sebelumnya,indeks sempat dibuka merah 22 poin atau 0,34 persen di level 6.576.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, sebelumnya menilai IHSG masih punya peluang rebound secara teknikal dalam jangka pendek. “IHSG berpotensi short term teknikal rebound hari ini, setelah 5 hari berturut-turut terkoreksi,” kata Fanny dalam riset hariannya, Selasa, 19 mei 2026.
Fanny menjelaskan, pelemahan bursa asia pada perdagangan Senin dipicu lonjakan harga minyak dunia di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.Situasi itu kembali memunculkan kekhawatiran inflasi global setelah serangan drone di kawasan Teluk mengganggu pasokan energi dan mendorong naik imbal hasil obligasi global.
Ia juga menyebut ketegangan ikut meningkat setelah serangan drone memicu kebakaran di pembangkit listrik tenaga nuklir di Uni Emirat Arab. Pasar, lanjut Fanny, juga berhati-hati menjelang rilis laporan keuangan Nvidia yang diperkirakan menentukan arah reli saham teknologi global pekan ini.
Di pasar Asia, Nikkei 225 Jepang turun 0,97 persen, Hang seng Hong Kong melemah 1,11 persen, CSI 300 China terkoreksi 0,54 persen, Taiex Taiwan turun 0,68 persen, dan ASX 200 Australia susut 1,45 persen. sementara itu,Kospi Korea Selatan justru naik 0,31 persen.
Fanny menyebut level support IHSG berada di rentang 6.460-6.500, sedangkan resistance ada di kisaran 6.650-6.700. (Ant)







