Tutup
FintechPerbankan

SeaBank Catat Lonjakan Laba Bersih 288 Persen Kuartal I 2026

149
×

SeaBank Catat Lonjakan Laba Bersih 288 Persen Kuartal I 2026

Sebarkan artikel ini
seabank-bukukan-laba-rp375-m-di-kuartal-i-2026
Seabank Bukukan Laba Rp375 M di Kuartal I 2026

Jakarta – PT Bank Seabank Indonesia mencatatkan lonjakan performa yang signifikan sepanjang kuartal I 2026. Laba bersih setelah pajak perusahaan meroket 288 persen menjadi Rp375,6 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp96,7 miliar.

Direktur Utama SeaBank Indonesia, Sasmaya Tuhuleley, menyatakan bahwa pencapaian ini membuktikan ketangguhan model bisnis bank digital saat ini. Pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga momentum positif tersebut melalui penyediaan teknologi keuangan yang inklusif bagi masyarakat.

Pertumbuhan kinerja juga tecermin dari total aset perseroan yang menyentuh angka Rp49,7 triliun hingga akhir Maret 2026. Nilai tersebut naik 33 persen secara tahunan dibandingkan dengan aset pada kuartal I 2025 yang tercatat sebesar Rp37,4 triliun.

Manajemen menyebutkan, kenaikan aset ditopang oleh ekspansi penyaluran kredit berkualitas dan penempatan likuiditas pada instrumen investasi yang aman. Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 44,58 persen menjadi Rp39,1 triliun.

Dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) menjadi motor penggerak utama dengan kontribusi mencapai 69,10 persen terhadap total DPK. Sementara itu, penyaluran kredit naik 40,83 persen menjadi Rp34,80 triliun dari sebelumnya Rp24,71 triliun.

Fokus penyaluran kredit menyasar segmen retail individual melalui skema direct lending maupun kolaborasi dengan mitra perusahaan pembiayaan. Meski agresif, perusahaan tetap menjaga kualitas aset dengan rasio NPL Gross di level 1,56 persen.

Selain itu, ketahanan permodalan perseroan tetap solid dengan rasio CAR di posisi 21,88 persen. Sasmaya menegaskan bahwa hasil ini menunjukkan bank digital mampu tumbuh pesat dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Menurutnya, setiap angka dalam laporan keuangan adalah representasi dari kepercayaan nasabah yang terus dijaga oleh perseroan. Pihaknya akan terus berupaya mempertahankan performa pruden ini ke depannya.