Tutup
EnergiPerbankan

Pertagas Perkuat Pengelolaan SDM Melalui Tiga Penghargaan Bergengsi

100
×

Pertagas Perkuat Pengelolaan SDM Melalui Tiga Penghargaan Bergengsi

Sebarkan artikel ini
pertagas-sabet-tiga-penghargaan-di-ajang-best-human-capital-award-2026
Pertagas Sabet Tiga Penghargaan di Ajang Best Human Capital Award 2026

Jakarta – PT Pertamina Gas (Pertagas) berhasil memborong tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Best Human Capital Award 2026 yang diselenggarakan oleh Business Asia Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (22/5). Torehan ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam mengelola sumber daya manusia (SDM) secara berkelanjutan.

Tiga penghargaan yang diraih mencakup kategori Best Human Capital Investment, Best Human Capital Commitment, serta Best Human Capital Leadership & Strategic Impact Sustained. Direktur Keuangan dan Dukungan Bisnis Pertagas, Arifin Ahmad, hadir secara langsung untuk menerima apresiasi tersebut.

Arifin menekankan bahwa memiliki SDM yang adaptif dan kompeten merupakan fondasi utama bagi perusahaan. Menurutnya, hal tersebut krusial untuk menunjang visi Pertagas sebagai pemain infrastruktur energi terintegrasi berkelas dunia serta memperkuat daya saing di pasar.

Guna mewujudkan target tersebut, Pertagas telah mengimplementasikan berbagai program pengembangan talenta, seperti Gas Development Program (GDP) dan LEAD+. Program-program ini dirancang untuk mengasah kompetensi pekerja melalui metode classroom, coaching, hingga action learning.

Selain pelatihan teknis, perusahaan juga rutin menggelar sesi berbagi pengetahuan, seperti program Ngopi (Ngobrol Penuh Inspirasi) yang melibatkan para pemimpin sebagai mentor. Terdapat pula inisiatif What’s On Woman (WOW) yang difokuskan untuk pemberdayaan pekerja perempuan agar dapat memberikan kontribusi lebih optimal bagi perusahaan.

VP Human Capital & Business Support Pertagas, Anisyah Roestantien, menyebut berbagai upaya tersebut membuahkan hasil positif. Salah satu indikator keberhasilannya terlihat dari capaian Employee Engagement Survey 2025 yang menyentuh angka 84,23 persen.

Anisyah menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif. “Kami konsisten menghadirkan program pengembangan kepemimpinan demi mewujudkan SDM yang tangguh dan siap menghadapi tantangan bisnis,” pungkasnya.