Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang terus mematangkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak (KLA). Inisiatif ini menjadi komitmen serius daerah dalam menjamin perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak.
Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, menegaskan bahwa regulasi tersebut bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif semata. “Ranperda ini adalah bentuk komitmen bersama dalam menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak,” ungkapnya saat rapat paripurna di DPRD, Jumat (29/5/2026).
Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Nur Afni Fitri, pihak Pemkot memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi. Pemerintah memastikan prinsip KLA akan terintegrasi ke dalam seluruh lini pembangunan daerah melalui lima klaster hak anak.
Agar kebijakan ini berjalan efektif, pemerintah menerapkan strategi kolaborasi pentahelix. Sinergi tersebut melibatkan unsur pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, hingga akademisi demi memastikan keberhasilan program di lapangan.
Di sisi lain, Pemkot menaruh perhatian khusus terhadap perlindungan anak dari ancaman era digital. Langkah preventif dilakukan melalui penguatan literasi digital serta pengawasan ketat terhadap penggunaan media sosial bagi anak.
Pemerintah juga mengoptimalkan peran UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Tim Relawan SAPA di tingkat kelurahan. Unit-unit ini disiagakan untuk merespons cepat berbagai potensi kasus kekerasan, eksploitasi, hingga diskriminasi terhadap anak.
Pemenuhan hak anak juga dipastikan bersifat inklusif, termasuk bagi mereka yang berkebutuhan khusus maupun yang berhadapan dengan hukum. Upaya ini dibarengi dengan penyediaan ruang bermain, pojok baca, serta program ketahanan keluarga untuk menciptakan generasi yang kreatif dan produktif.
Pemerintah berharap, seluruh penjelasan yang disampaikan dalam rapat paripurna ini dapat menyempurnakan draf regulasi tersebut. Harapannya, Ranperda KLA bisa segera disahkan menjadi peraturan daerah yang membawa dampak nyata bagi masyarakat.







