AsuransiInvestasiPendidikanPerbankan

Strategi Mengelola Ketahanan Finansial untuk Biaya Pendidikan Tinggi

47
×

Strategi Mengelola Ketahanan Finansial untuk Biaya Pendidikan Tinggi

Sebarkan artikel ini
A close-up of real estate financial planning with keys, calculator, and money.
Photo by <a href="https://www.pexels.com/@jakubzerdzicki?utm_source=instant-images&utm_medium=referral">Jakub Zerdzicki</a> on <a href="https://pexels.com">Pexels</a>

Jakarta – Masyarakat kini perlu merombak strategi keuangan mereka agar tidak sekadar berfokus pada biaya masuk perguruan tinggi saja.

Data Statistik Penunjang Pendidikan 2024 dari BPS mencatat rata-rata biaya pendidikan tinggi di Indonesia sudah menyentuh angka Rp19,01 juta setiap tahunnya.

Bahkan, bagi keluarga dengan pengeluaran 20 persen teratas, beban biaya tersebut bisa melonjak hingga Rp24,42 juta per tahun.

Orang tua dan mahasiswa pun harus mencermati akumulasi biaya hidup, akomodasi, serta transportasi yang akan terus membengkak selama masa studi empat hingga lima tahun.

Direktur Bisnis Individu Merangkap Plt. Direktur Bisnis Korporasi IFG Life, Fabiola Noralita, mengingatkan bahwa ketahanan finansial merupakan aspek krusial yang harus berjalan beriringan dengan akses pendidikan.

Fabiola mengamati fenomena di mana banyak orang tua baru tersadar akan besarnya beban biaya saat sang anak sudah diterima di kampus, padahal persiapan matang seharusnya sudah dirancang sejak jauh hari.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh besarnya dana yang terkumpul, melainkan kemampuan menjaga konsistensi keuangan saat situasi ekonomi bergejolak.

Menurutnya, literasi keuangan yang mumpuni harus bertumpu pada dua pilar utama, yakni pengembangan aset sekaligus mitigasi risiko.

Masyarakat disarankan untuk tidak terpaku hanya pada instrumen menabung atau investasi, namun juga harus memikirkan proteksi dari ancaman finansial seperti penurunan pendapatan maupun biaya kesehatan mendadak.

Asuransi dinilai sebagai instrumen vital dalam perencanaan keuangan guna menjamin stabilitas ekonomi keluarga ketika terjadi risiko di masa depan.

IFG Life saat ini terus berupaya mengedukasi publik mengenai pentingnya ketahanan finansial melalui penyediaan layanan perlindungan yang inklusif serta terjangkau.

Kesuksesan menyelesaikan masa perkuliahan kini menuntut sinergi antara keberhasilan akademik dengan perencanaan keuangan yang komprehensif dan antisipatif.