InvestasiPerbankan

Himbara Pastikan Kinerja Keuangan Bank BUMN Tetap Solid

80
×

Himbara Pastikan Kinerja Keuangan Bank BUMN Tetap Solid

Sebarkan artikel ini
harga-saham-rontok,-bos-himbara-buka-bukaan-soal-kondisi-bank-bumn
Harga Saham Rontok, Bos Himbara Buka-bukaan soal Kondisi Bank BUMN

Jakarta – Ketua Umum Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Putrama Wahju Setyawan, memastikan fundamental bank-bank pelat merah saat ini berada dalam kondisi terbaik. Pernyataan ini muncul sebagai respons atas volatilitas pasar saham domestik yang sempat menekan harga saham sektor perbankan.

Putrama menegaskan bahwa kinerja operasional maupun keuangan bank Himbara sangat solid. Hal ini terlihat dari pertumbuhan kredit yang mencapai kisaran 20 persen, serta penghimpunan Dana Pihak Ke Duit (DPK) yang tumbuh impresif di angka 20 persen hingga 30 persen.

“Dapat kami sampaikan bahwa secara fundamental kinerja di Himbara ini sangat bagus dan saat ini adalah kinerja terbaiknya Himbara,” ujar Putrama saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (9/6).

Ia merinci bahwa likuiditas perbankan tetap terjaga dengan rasio loan to deposit ratio (LDR) di kisaran 88 persen hingga 90 persen. Selain itu, manajemen risiko juga berjalan dengan baik yang tercermin dari angka Non-Performing Loan (NPL) rata-rata di bawah dua persen.

Menurut Putrama, sederet indikator positif tersebut menjadi bukti bahwa investor tidak perlu khawatir terhadap kondisi fundamental emiten perbankan BUMN. Pernyataan ini disampaikan setelah ia mengikuti pertemuan dengan pimpinan DPR dan BP BUMN untuk membahas gejolak pasar keuangan.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menambahkan bahwa pelemahan saham perbankan BUMN belakangan ini lebih didominasi oleh sentimen pasar global. Padahal secara internal, perusahaan-perusahaan tersebut memiliki fundamental yang sangat kuat.

Dalam pertemuan tersebut, DPR bersama pemerintah juga membahas sejumlah langkah strategis guna menjaga stabilitas pasar. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah pelaksanaan pembelian kembali saham atau buyback pada waktu yang tepat.