News

Dharmasraya Percepat Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Senilai Miliaran

47
×

Dharmasraya Percepat Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Senilai Miliaran

Sebarkan artikel ini
pemkab-dharmasraya-alokasikan-rp63,6-miliar-percepat-pembangunan-jalan
Pemkab Dharmasraya Alokasikan Rp63,6 Miliar Percepat Pembangunan Jalan

Pulau Punjung – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengalokasikan anggaran sebesar Rp63,6 miliar pada tahun 2026 untuk menggenjot pembangunan berbagai fasilitas infrastruktur vital.

Program pembangunan ini menjadi agenda prioritas Bupati Annisa Suci Ramadhani demi mendongkrak ekonomi daerah serta memperlancar konektivitas antarwilayah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dharmasraya, Zakirman, memastikan pengerjaan proyek-proyek tersebut menunjukkan perkembangan fisik yang menggembirakan.

Saat meninjau lokasi proyek di Pulau Punjung pada Jumat (26/6/2026), Zakirman menekankan bahwa infrastruktur berkualitas merupakan kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan dan mobilitas masyarakat.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR, Willy Kurniawan, menambahkan bahwa fokus utama saat ini tertuju pada penyelesaian empat ruas jalan strategis.

Empat proyek infrastruktur jalan tersebut meliputi ruas Jalan Samping RSUD Sungai Dareh (900 meter), Simpang Koto Agung-Blok C Sitiung I (3,8 kilometer), Pulau Punjung-Lubuk Bulang (6,2 kilometer), serta Sungai Rumbai-Blok D Sitiung I (1,3 kilometer).

Catatan teknis menunjukkan bahwa pengerjaan dua ruas, yakni Jalan Samping RSUD Sungai Dareh dan Simpang Koto Agung-Blok C Sitiung I, telah mencapai progres 44,951 persen.

Selain fokus pada jalan, pemerintah daerah turut mengebut pembangunan tiga jembatan penting, yaitu Jembatan Batang Mimpi, Jembatan Sungai Pinang, dan Jembatan Sungai Duo.

Willy menyebutkan bahwa progres pembangunan fisik Jembatan Sungai Pinang sudah menyentuh angka 58,954 persen, sementara Jembatan Sungai Duo telah mencapai 25,75 persen.

Pihak Dinas PUPR berkomitmen terus mengawal seluruh tahapan proyek agar selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Pemerintah daerah optimis bahwa rampungnya infrastruktur ini akan memperlancar arus distribusi hasil tani serta perkebunan masyarakat secara lebih luas dan efisien.