News

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Bursa Pemilihan Ketua KONI Agam

49
×

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Bursa Pemilihan Ketua KONI Agam

Sebarkan artikel ini
perebutan-ketua-koni-agam-mulai-panas,-untuk-kemajuan-olahraga-jangan-dipolitisasi
Perebutan Ketua KONI Agam mulai Panas, Untuk Kemajuan Olahraga jangan Dipolitisasi

Agam – Proses pemilihan Ketua KONI Agam periode 2026-2030 diwarnai isu intervensi politik yang memicu reaksi keras dari berbagai kalangan.

Ketegangan tersebut dipicu unggahan seorang pegawai PPPK di lingkungan Kantor Bupati Agam melalui akun Facebook bernama Bang GS.

Dalam postingan itu, oknum tersebut mengklaim bahwa seorang bakal calon dari PKS telah mengantongi restu khusus dari Bupati dan Ketua DPRD Agam.

Anggota DPRD Agam dari Fraksi Gerindra, Nesi Harmita, mengecam keras keterlibatan aparatur dalam menggiring dukungan politik terhadap organisasi olahraga.

Nesi menegaskan bahwa dunia olahraga akan sulit menunjukkan prestasi jika terus disusupi kepentingan politik praktis yang tidak sehat.

Menurutnya, pucuk pimpinan KONI idealnya diisi sosok profesional yang benar-benar netral dan tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun.

Ia khawatir, latar belakang politis akan membuat pengambilan keputusan di KONI tidak lagi murni demi kepentingan sportivitas.

Di sisi lain, Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) telah mencatat sebanyak lima tokoh yang mendaftarkan diri hingga batas akhir Rabu (8/7).

Daftar kandidat tersebut mencakup Wakil Ketua DPRD Agam Hendrizal (PAN), Ketua Pengcab Panahan Masrizal (PKS), serta petahana Drs. Edi Busti, M.Si.

Selain mereka, terdapat nama Ketua IPSI Agam Asrial dan Ketua Harian FASI Agam Hendri Masri yang turut meramaikan bursa pimpinan KONI.

Meski persaingan mulai memanas, rumor yang beredar di Lubuk Basung menempatkan petahana, Edi Busti, sebagai kandidat terkuat.

Banyak pihak memandang kehadiran Edi Busti masih krusial untuk menjaga stabilitas organisasi sekaligus mengawal persiapan daerah menghadapi ajang Porprov mendatang.