NewsPeristiwa

UPI YPTK Padang Perluas Jaringan Kerja Sama Internasional di Tiongkok

46
×

UPI YPTK Padang Perluas Jaringan Kerja Sama Internasional di Tiongkok

Sebarkan artikel ini

Guangdong – Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang memperluas jangkauan kolaborasi global lewat partisipasi aktif dalam forum China-Indonesia Talent Cultivation Presidents pada 4-10 Juli 2026.

Upaya ini menjadi strategi kunci kampus untuk mengakselerasi standardisasi akademik sekaligus mendongkrak daya saing lulusan di kancah dunia.

Mahasiswa akan menikmati berbagai keuntungan nyata seperti riset kolaboratif lintas negara, program gelar bersama, hingga kesempatan studi langsung di Tiongkok.

Pihak manajemen memastikan program ini segera berjalan pada tahun akademik mendatang bagi para mahasiswa yang berhasil menembus seleksi ketat.

Nantinya, peserta terpilih bakal menjalani kombinasi pendidikan formal dan magang industri selama dua tahun di berbagai universitas serta perusahaan mitra di Tiongkok.

Pimpinan universitas menekankan bahwa inisiatif ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pengalaman praktis di industri internasional, melampaui sekadar penguasaan teori di kelas.

Paparan global dan penguasaan teknologi mutakhir dinilai krusial bagi mahasiswa agar mampu memenangkan persaingan di tengah era disrupsi digital saat ini.

Proyek ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari Program Padang Juara, sebuah kolaborasi strategis antara UPI YPTK dengan Pemerintah Kota Padang.

Reputasi UPI YPTK sebagai satu-satunya perguruan tinggi swasta pengawal Program Padang Juara menjadi bukti bahwa tata kelola dan mutu pendidikan mereka telah teruji.

Kelancaran integrasi kurikulum serta penempatan mahasiswa di Tiongkok turut dibantu oleh CUCAS Indonesia sebagai fasilitator pendaftaran resmi.

Langkah ini sekaligus mempertegas posisi UPI YPTK sebagai institusi pendidikan tinggi berwawasan global yang berkomitmen mencetak SDM kompetitif secara internasional.

Di bawah naungan LLDIKTI X, kampus ini pun terus berinovasi dalam mengintegrasikan aspek manajemen, teknologi, serta 12 prinsip karakter demi kemajuan pendidikan nasional.