Perbankan

BSI Maslahat dan Kemenag Perkuat Ekonomi Umat Berbasis KUA

16
×

BSI Maslahat dan Kemenag Perkuat Ekonomi Umat Berbasis KUA

Sebarkan artikel ini

Jakarta – BSI Maslahat dan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama resmi mengikat kerja sama strategis untuk menggerakkan ekonomi masyarakat melalui penandatanganan PKS pada Rabu (15/7).

Perjanjian tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Eksekutif BSI Maslahat, Bambang Sutrisno, bersama Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono Abdul Ghafur.

Fokus utama kolaborasi ini tertuju pada pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) yang memanfaatkan jaringan Kantor Urusan Agama (KUA).

Transformasi KUA sebagai pusat pemberdayaan ekonomi menjadi kunci utama agar layanan ini lebih mudah diakses oleh warga.

Sebanyak 150 penerima manfaat telah ditetapkan sebagai sasaran awal untuk didorong mencapai kemandirian ekonomi.

Penyebaran program akan menjangkau 10 titik KUA yang meliputi wilayah Pandeglang, Labuan, Kebumen, Sempor, Brebes, Bulukamba, Singosari, Pakisaji, Sambeng, hingga Paciran.

Bentuk intervensi yang disiapkan mencakup pemberian modal usaha, pendampingan intensif, serta penguatan kelembagaan lokal agar daya saing pelaku usaha meningkat.

Pihak BSI Maslahat menjamin akan menjalankan pengawasan secara berkala demi memastikan keberlangsungan serta kesehatan usaha dari para penerima bantuan.

Program ini memiliki visi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mengawal transisi para mustahik menjadi muzaki.

Langkah ini mempertegas komitmen BSI Maslahat yang sebelumnya sukses menyabet Zakat-Wakaf Award 2025 dari Kementerian Agama.

Penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas peran aktif lembaga dalam menyukseskan penyaluran bantuan PEU berbasis KUA serta kontribusi pada Program Kampung Zakat.

Sinergi ini diharapkan mampu membentuk ekosistem ekonomi yang berdampak luas dan terukur bagi penguatan taraf hidup masyarakat di akar rumput.