Bursa Saham

IHSG Dibuka Menguat, MEDC hingga INCO Dominasi Top Gainers LQ45

60
×

IHSG Dibuka Menguat, MEDC hingga INCO Dominasi Top Gainers LQ45

Sebarkan artikel ini
Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di layar monitor perdagangan Bursa Efek Indonesia
IHSG dibuka menguat 0,47% ke level 6.119 pada perdagangan Kamis (30/7/2026).

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Kamis (30/7/2026) dengan catatan positif. Indeks utama Bursa Efek Indonesia ini dibuka menguat 29,47 poin atau 0,47% ke level 6.119,34 pada pukul 09.00 WIB.

Sentimen positif ini turut diikuti oleh pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot. Pada waktu yang bersamaan, mata uang Garuda tercatat menguat ke level Rp 18.070 per dolar AS.

Data perdagangan menunjukkan antusiasme pelaku pasar yang cukup merata. Sebanyak 291 saham mencatatkan kenaikan, sementara 111 saham terkoreksi dan 220 saham lainnya stagnan.

Total volume transaksi pada pagi hari ini menyentuh angka 1,54 miliar saham. Nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp 550,12 miliar dalam menit-menit awal pembukaan.

Penguatan IHSG ditopang oleh kinerja tujuh indeks sektoral yang bergerak di zona hijau. Sektor barang baku memimpin kenaikan dengan apresiasi sebesar 1,12%.

Sektor barang konsumen siklikal dan sektor energi juga memberikan kontribusi signifikan. Keduanya tercatat menguat masing-masing sebesar 0,94%.

Di sisi lain, terdapat empat sektor yang masih tertekan dan berada di zona merah. Sektor properti menjadi yang paling dalam pelemahannya dengan penurunan 0,30%.

Sektor perindustrian juga terpantau melemah sebesar 0,20%. Sementara itu, sektor teknologi mengalami koreksi tipis sebesar 0,02%.

Dalam jajaran saham berkapitalisasi besar atau LQ45, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mencatat kenaikan tertinggi sebesar 3,24%. Saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menyusul dengan penguatan 3,06%.

Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) melengkapi daftar top gainers LQ45 dengan kenaikan 2,80%. Kinerja saham-saham ini menjadi motor penggerak indeks di awal sesi.

Sebaliknya, beberapa saham LQ45 mengalami tekanan jual pada pembukaan perdagangan pagi ini. PT United Tractors Tbk (UNTR) memimpin daftar top losers dengan pelemahan 2,86%.

Saham PT Astra International Tbk (ASII) juga terkoreksi sebesar 0,81%. Sementara itu, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melengkapi daftar dengan penurunan 0,71%.

Pergerakan pasar hari ini menjadi sorotan di tengah dinamika ekonomi global yang cukup menantang sepanjang kuartal kedua 2026. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah, sempat memicu volatilitas pada sektor energi global.

Para investor kini tetap memantau berbagai sentimen global yang berpotensi mempengaruhi arah pergerakan indeks ke depannya. Kestabilan nilai tukar rupiah menjadi salah satu indikator kunci yang diawasi pelaku pasar domestik.

Secara teknikal, pasar masih menunjukkan upaya untuk mempertahankan momentum penguatan. Pelaku pasar diharapkan tetap selektif dalam melakukan penempatan modal merespons fluktuasi sektoral yang terjadi.