Tutup
InspirasiNewsPendidikan

Alesha Yasmin Raih Gelar Badminton O2SN Padang

90
×

Alesha Yasmin Raih Gelar Badminton O2SN Padang

Sebarkan artikel ini
raket-kecil-dan-mimpi-besar-alesha-dari-hall-banuaran
Raket Kecil dan Mimpi Besar Alesha dari Hall Banuaran

Padang – Siswi SDN 04 Pasa Gadang, Alesha yasmin R., tampil sebagai juara cabang badminton Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat sekolah dasar yang digelar di hall Banuaran, Kamis, 16 April 2026.

Alesha menundukkan wakil SDN 39 Padang Selatan di final setelah melalui pertandingan yang berlangsung ketat. Sebelum melangkah ke partai puncak, ia lebih dulu menyingkirkan lawan-lawan tangguh dari SD Kalam Kudus, SD Tirtonadi, dan SDN 35.

Di final, Alesha sempat mendapat tekanan dari lawan. Rally demi rally berlangsung panjang, sementara shuttlecock bergerak cepat di atas net. Beberapa kali ia tampak tertekan sebelum akhirnya mampu bangkit.

Di pinggir lapangan, dua gurunya, Hari prasetyo dan dikki, terus memberi semangat. Mereka meyakini, lawan terbesar bagi anak seusianya bukan hanya pemain di seberang net, tetapi juga rasa gugup, takut, dan ragu pada diri sendiri. Alesha disebut berhasil mengatasi semuanya.

Ia merebut set pertama dengan skor 21-17. Pada set kedua, permainannya terlihat lebih ringan dan lebih yakin.Pukulannya mulai menemukan sudut-sudut lapangan, membuat lawan terus bertahan hingga pertandingan ditutup dengan skor 21-12.

Usai poin terakhir, Alesha sempat terdiam seolah tidak percaya telah memenangkan laga tersebut. Tak lama kemudian, senyum merekah di wajahnya saat piala diserahkan kepadanya. Ia pun memeluk trofi itu erat-erat.

“Saya sangat senang dan tidak menyangka bisa menang. Lawan di final tadi sangat kuat,tapi saya terus ingat pesan guru dan orang tua untuk tetap fokus dan jangan menyerah,” ucapnya.

Kemenangan itu mengantarkan Alesha melangkah ke O2SN tingkat Kota Padang. Tantangan berikutnya dipastikan lebih berat karena lawan yang dihadapi akan lebih cepat, lebih kuat, dan lebih berpengalaman.

Namun, bagi Alesha, kemenangan di Hall Banuaran menjadi bukti bahwa kerja keras, latihan, dan keberanian bisa membawa anak dari Pasa Gadang berdiri sebagai juara.