Tutup
NewsPendidikanTeknologi

ASN Mengadopsi AI: Transformasi Kinerja dan Pelayanan Publik

284
×

ASN Mengadopsi AI: Transformasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
asn-didorong-lakukan-ini-maksimalkan-ai-genjot-kinerja
ASN Didorong Lakukan Ini Maksimalkan AI Genjot Kinerja

Jakarta – Lembaga Administrasi Negara (LAN) menggelar kompetisi konten pembelajaran berbasis Artificial intelligence (AI) untuk mendorong pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kompetisi ini bertujuan mempercepat implementasi kebijakan penyediaan konten pembelajaran digital yang inovatif dan berkualitas bagi ASN di seluruh indonesia.

Direktur Teknologi dan Digitalisasi Pembelajaran LAN, Elly Fatimah, menekankan pentingnya pemanfaatan platform e-learning dalam pengembangan kapasitas ASN.

“Kualitas konten pembelajaran sangat menentukan keberhasilan proses pembelajaran,” ujarnya,Sabtu (8/11/2025).

Elly mengakui tantangan saat ini adalah kualitas konten pembelajaran berbasis e-learning yang belum merata di setiap instansi pemerintah.

LAN telah menetapkan Peraturan LAN Nomor 4 Tahun 2025 tentang Konten Pembelajaran dan Keputusan Kepala LAN Nomor 567/K.1/PDP.06.1/2025 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Konten pembelajaran.

Kebijakan ini memastikan konten pembelajaran yang diproduksi instansi pemerintah memiliki standar kualitas yang baik, efektif, dan sesuai perkembangan teknologi.

LAN menggandeng Qubisa dan Tanoto Foundation dalam penyelenggaraan kompetisi ini.

Kompetisi ini juga akan diisi dengan program coaching pembuatan konten pembelajaran berbasis AI.

Sasaran kompetisi ini adalah talenta ASN pada lembaga pelatihan instansi pemerintah.

Peserta akan dibekali keterampilan membuat konten pembelajaran digital berkualitas dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

Melalui pendampingan intensif, peserta diharapkan mampu menghasilkan konten pembelajaran yang kreatif, informatif, dan berdampak edukatif bagi peningkatan kapasitas ASN.

Pembuatan dan pengumpulan konten dimulai 31 Oktober – 14 November 2025.

Penilaian konten dilakukan pada 15 – 20 November 2025, dan pengumuman pemenang ditetapkan 28 November 2025.

Peserta dapat membuat konten pembelajaran secara perorangan maupun kelompok (maksimal 2 orang).

Setiap peserta dapat mengirim maksimal 2 karya, dengan tema yang mencakup kepemimpinan, manajemen, sosiokultural, teknis, maupun fungsional.

Konten diunggah melalui Google Drive atau YouTube, melalui tautan yang telah disiapkan.