Tutup
BisnisInvestasiPerbankan

Bouchard Akuisisi Minimarket, Himpun Kekayaan Triliunan Rupiah

84
×

Bouchard Akuisisi Minimarket, Himpun Kekayaan Triliunan Rupiah

Sebarkan artikel ini
alain-bouchard,-konglomerat-‘minimarket’-kanada-berharta-rp134,6-t
Alain Bouchard, Konglomerat ‘Minimarket’ Kanada Berharta Rp134,6 T

Jakarta – Alain Bouchard, seorang konglomerat asal Kanada, berhasil membangun kerajaan bisnisnya dari jaringan toko kelontong. Kekayaannya kini ditaksir mencapai US$8 miliar atau sekitar Rp134,6 triliun.

Sumber kekayaan Bouchard berasal dari Alimentation Couche-Tard,perusahaan pemilik jaringan minimarket Circle K yang mendunia.

Menurut catatan Forbes,Bouchard menduduki peringkat ke-440 orang terkaya di dunia.

Lahir di Chicoutomi, Quebec, Kanada pada 1949, Bouchard dibesarkan dalam keluarga Katolik sederhana.Ayahnya memiliki bisnis konstruksi yang sayangnya bangkrut saat Bouchard masih kecil.

Kondisi keuangan keluarga yang memburuk memaksa mereka menjual rumah dan tinggal di trailer.

Setelah lulus sekolah menengah, Bouchard bekerja di gudang gerai susu milik saudaranya. Ia kemudian dipercaya membuka sejumlah gerai baru.

Setelah membuka 100 gerai, Bouchard memutuskan keluar karena merasa perusahaan tidak memperlakukan karyawan dengan baik.

Ia kemudian bergabung dengan perusahaan kompetitor, Provi-Soir, sebagai kepala bagian pengembangan.

Namun, ambisinya untuk memiliki toko sendiri mendorongnya untuk mengikuti kelas bisnis dan kursus bahasa Inggris.

Dengan uang yang disisihkan,Bouchard berhasil memiliki dua gerai Provi-soir.

Pada 1980, ia mendirikan toko kelontong sendiri, Alimentation Couche-Tard, di Quebec.

Dari satu gerai, bisnis Bouchard berkembang pesat hingga memiliki belasan ribu gerai di berbagai negara.

Strategi utama Bouchard adalah mengakuisisi gerai kompetitor dan mengubahnya sesuai standar couche-Tard.

Pada 2003, Alimentation Couche-Tard membeli jaringan minimarket Circle K.Pada 2017, perusahaan mengakuisisi Holiday Stationstores dan CST Brands.

Pada 2021, tawaran Bouchard senilai US$20 miliar untuk membeli jaringan carrefour ditolak oleh Pemerintah Prancis.

Bouchard menjabat sebagai CEO Alimentation Couche-tard sejak awal hingga pensiun pada 2014.

Saat ini, ia menjabat sebagai executive chairman perusahaan yang memiliki 17 ribu gerai di seluruh dunia dengan penjualan mencapai US$73 miliar pada 2025.

Bouchard menikah dengan Sandra Chartrand dan memiliki empat anak. Mereka menghabiskan masa tua di Quebec.