Tutup
EkonomiNewsPerbankanProperti

BTN Optimalkan Penyaluran KPR Subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

114
×

BTN Optimalkan Penyaluran KPR Subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Sebarkan artikel ini
btn-bongkar-strategi-akselerasi-penyaluran-kredit-perumahan-rakyat
BTN Bongkar Strategi Akselerasi Penyaluran Kredit Perumahan Rakyat

Yogyakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperluas jangkauan pembiayaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Hingga saat ini, bank pelat merah tersebut tercatat telah menyalurkan KPR subsidi kepada 6 juta unit rumah bagi masyarakat kategori desil 3.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menjelaskan bahwa desil 3 merupakan kelompok masyarakat yang masuk dalam klasifikasi hampir miskin atau berada di urutan 21 hingga 30 persen kesejahteraan terendah secara nasional. “Kalau desil 3, KPR subsidi di BTN ada 6 juta rumah dari awal program,” ujar Nixon dalam acara Jogja Financial Festival di Yogyakarta, Minggu (24/5/2026).

Strategi penyaluran kredit yang diterapkan BTN terbagi menjadi dua segmen utama. Untuk masyarakat di desil 3 hingga 8, perseroan mengandalkan program KPR subsidi dengan batasan penghasilan tertentu agar penyalurannya tetap tepat sasaran.

Sementara bagi kelompok masyarakat di desil 1 dan 2, pemerintah mengalokasikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Tahun ini, bantuan senilai Rp20-25 juta per rumah tangga tersebut ditargetkan dapat menjangkau 400 ribu unit di seluruh Indonesia.

Guna mempermudah akses kepemilikan hunian, pemerintah kini juga sedang mengkaji skema tenor KPR hingga 40 tahun. Nixon berharap kebijakan ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat, khususnya dari golongan desil 1 dan 2, untuk mendapatkan rumah yang layak.

Di samping sektor pembiayaan, BTN juga gencar melakukan digitalisasi guna menyasar masyarakat yang belum memiliki akses perbankan. Menurut Nixon, penetrasi kepemilikan telepon seluler di Indonesia saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan jumlah pemilik rekening bank.

Efektivitas digitalisasi tersebut terlihat dari capaian pengguna mobile banking BTN yang menembus 5 juta akun dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun. Angka ini dinilai sangat signifikan jika dibandingkan dengan total 6 juta KPR yang disalurkan BTN selama 70 tahun berdiri.