Tutup
News

China Tingkatkan Latihan Militer, Taiwan Siaga Penuh

168
×

China Tingkatkan Latihan Militer, Taiwan Siaga Penuh

Sebarkan artikel ini
gelar-latihan-skala-besar-di-sekitar-taiwan,-china-pamer-kekuatan-militer
Gelar Latihan Skala Besar di Sekitar Taiwan, China Pamer Kekuatan Militer

Jakarta – Kementerian Pertahanan China kembali menegaskan kekuatan militernya di sekitar Taiwan. Latihan militer besar-besaran yang digelar Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) disebut sebagai bentuk penolakan terhadap gerakan separatis.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan China, Zhang Xiaogang, menyatakan latihan tersebut sebagai wujud kesiapan Beijing menghadapi provokasi dan campur tangan asing.

“PLA menggelar manuver komprehensif yang menguji komando gabungan, koordinasi lintas matra, dan kemampuan tempur terpadu,” kata Zhang, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (3/1/2026).

Latihan bertajuk ‘Justice Mission 2025’ itu melibatkan pasukan darat, roket, laut, dan udara dalam skala besar.

Menurut Zhang, Komando Teater Timur PLA berhasil menyelesaikan latihan tersebut. Hal ini sekaligus menunjukkan kekuatan untuk melawan separatisme, mendorong reunifikasi, dan menghalangi intervensi pihak luar.

Zhang menegaskan, setiap provokasi terkait Taiwan akan dihadapi secara tegas.

Upaya menghambat reunifikasi China, lanjutnya, pasti gagal. Hal ini sejalan dengan kebijakan Beijing menjaga kedaulatan dan integritas teritorial nasional.

Operasi anti separatis dan anti-intervensi di sekitar Taiwan disebut sah, perlu, dan beralasan.

Tujuannya, kata Zhang, untuk menjaga stabilitas kawasan, keamanan nasional, dan kepentingan inti negara China sesuai hukum internasional dan prinsip pertahanan nasional.

Taiwan telah diperintah terpisah dari China daratan sejak 1949, dengan pemerintahan dan militer sendiri.

Beijing menganggap Taiwan sebagai provinsinya yang tidak terpisahkan secara historis dan menentang kontak resmi negara asing dengan Taipei.

Pemerintah Taiwan menegaskan status otonom tanpa mendeklarasikan kemerdekaan formal di tengah tekanan regional.