Regulasi

PLN Berikan Penjelasan Terkait Keluhan Masyarakat Soal Tagihan Listrik

85
×

PLN Berikan Penjelasan Terkait Keluhan Masyarakat Soal Tagihan Listrik

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – PT PLN (Persero) menegaskan tidak ada kenaikan tarif tenaga listrik untuk periode April hingga Juni 2026. Penegasan ini disampaikan sebagai respons atas keluhan masyarakat di media sosial terkait lonjakan tagihan listrik dalam beberapa waktu terakhir.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menyatakan bahwa tarif listrik yang berlaku saat ini masih mengacu pada kebijakan yang ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“PLN menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik. Untuk periode April-Juni 2026, tarif listrik tetap dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya,” ujar Gregorius dalam keterangan resminya, Selasa (2/6/2026).

Mengenai keluhan tagihan listrik yang melonjak, Gregorius menjelaskan bahwa kenaikan tagihan tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh perubahan pola konsumsi listrik pelanggan. Menurutnya, kondisi cuaca, peningkatan suhu, serta intensitas aktivitas rumah tangga menjadi faktor utama yang memengaruhi penggunaan energi.

“Meningkatnya aktivitas di rumah menyebabkan penggunaan peralatan listrik sehari-hari ikut meningkat,” jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah pengguna media sosial X melaporkan adanya lonjakan tagihan hingga 100 persen. Beberapa pelanggan merasa tidak menambah perangkat elektronik atau mengubah kebiasaan penggunaan listrik, sehingga muncul asumsi adanya kenaikan tarif secara diam-diam.

Terkait hal tersebut, PLN menyarankan pelanggan untuk melakukan pengecekan mandiri guna memantau riwayat penggunaan energi. Pelanggan dapat memanfaatkan fitur di aplikasi PLN Mobile untuk melihat riwayat pembelian token bagi pengguna prabayar atau riwayat tagihan bagi pengguna pascabayar.

Berikut langkah untuk mengecek riwayat pemakaian melalui aplikasi PLN Mobile:
1. Buka aplikasi PLN Mobile dan pilih menu “Token dan Pembayaran” pada halaman utama.
2. Tambahkan ID Pelanggan jika belum terdaftar.
3. Pilih menu “Riwayat Penggunaan” untuk pelanggan pascabayar atau “Riwayat Pembelian Token” untuk pelanggan prabayar.

Lebih lanjut, PLN mengimbau masyarakat untuk senantiasa bijak dalam mengonsumsi listrik. Langkah efisiensi dapat dilakukan dengan memeriksa instalasi listrik secara berkala serta mencabut perangkat elektronik yang sedang tidak digunakan agar beban tagihan tetap terkendali.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Jakarta.Pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak di zona hijau pada awal Juni 2026. Investor perlu mencermati sejumlah saham berikut yang akan cum dividen mulai hari ini, Rabu 3 Juni 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa 2 Juni 2026 ditutup di level 6.195,43 naik 1,11% atau 68,05 poin secara harian. Kenaikan ini merupakan awal yang positif karena pada Mei 2026, IHSG tertekan hingga turun tajam,…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada awal Juni 2026 setelah mengalami tekanan pada penghujung Mei. Pada penutupan perdagangan Selasa (2/6/2026), IHSG menguat 1,11% atau naik 67,85 poin ke level 6.195,42. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dihimpun RTI, pergerakan IHSG sepanjang hari berada di zona hijau. Baca Juga: SumbarSumbarbisnis.com Sell Rp 518 Miliar Saat IHSG Menguat, Cek SumbarSumbarbisnis.com Sell…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 189 miliar atau setara 62,6% dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini telah disepakati perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari ini, Selasa (2/6/2026). Dividen tunai tersebut akan dibagikan kepada para pemegang saham yaitu sebanyak 2,7 miliar saham, sehingga setiap saham akan memperoleh dividen tunai sebesar Rp…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Selasa (2/6/026) setelah mencetak serangkaian rekor tertinggi baru dalam beberapa sesi terakhir. Meski demikian, optimisme terhadap perkembangan kecerdasan buatan (AI) tetap menjadi penopang sentimen pasar. Baca Juga: Wall Street Terus Catat Rekor, Investasi di Pasar Saham AS Bisa Jadi Opsi Alternatif Melansir Reuters pada pembukaan perdagangan, indeks Dow Jones…