Jakarta – Kecerdasan buatan (AI) semakin populer di Indonesia. Survei Jakpat menunjukkan, 71% responden telah memanfaatkan AI dalam pekerjaan dan aktivitas sehari-hari.
Namun,banyaknya tools AI seperti Gemini dan Perplexity membuat pengguna kesulitan memilih yang tepat.Validitas data yang dihasilkan AI juga sering diragukan.
Kebutuhan akan berbagai tools AI tak terhindarkan karena setiap platform punya keunggulan masing-masing. Gemini unggul dalam ide kreatif, Perplexity andal untuk riset berbasis fakta.
Untuk mempersingkat waktu dan mendapatkan data akurat, pengguna butuh HP yang mampu mengintegrasikan berbagai tools AI.Samsung Galaxy S26 series hadir sebagai solusi, menyatukan Google Gemini dan Perplexity dalam sistemnya.
Dengan kapabilitas Galaxy AI yang semakin cerdas, seperti Semantic Search, pengguna memiliki asisten serba bisa yang siap memberikan ide segar dan kemudahan mengelola file.
“Pengguna tak perlu lagi bingung memilih tools AI,karena di Galaxy S26 Series semuanya sudah tersedia dan saling melengkapi,” ujar MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia,Ilham Indrawan,Kamis (5/3/2026).
“Saat butuh ide kreatif, ada Gemini. Saat butuh data riset yang valid, ada Perplexity, dan keduanya bisa diakses instan lewat suara,” tambahnya.
Selain Gemini, Perplexity, dan Galaxy AI, Samsung Galaxy S26 series juga menawarkan pembaruan fungsi AI visual pihak ketiga yang canggih.
Circle to Search 3.0 with google kini semakin pintar karena mampu mengenali dan mencari banyak objek sekaligus dalam satu gestur.
Misalnya, saat mencari inspirasi outfit Lebaran, pengguna bisa langsung melingkari gambar baju dan sepatu secara bersamaan.
“Layar akan langsung menampilkan rekomendasi produk atau brand terkait tanpa pengguna harus repot memisahkan pencarian,” jelas Ilham.







