Bursa Saham

IHSG Menguat ke 5.924, Cek Daftar Saham Incaran Asing Pekan Ini

51
×

IHSG Menguat ke 5.924, Cek Daftar Saham Incaran Asing Pekan Ini

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan ini di zona hijau, mencatatkan kenaikan sebesar 0,20% atau 11,91 poin ke level 5.924,26 pada Jumat (10/7/2026). Penguatan ini menggenapi performa positif indeks selama sepekan dengan total apresiasi mencapai 0,83%.

Pergerakan indeks sepanjang hari Jumat terpantau berada di rentang kisaran 5.887 hingga 5.949. Tren penguatan ini didukung oleh dominasi sentimen pasar yang positif, di mana 364 saham berhasil mencatatkan kenaikan harga.

Sementara itu, sebanyak 241 saham terpantau melemah dan 185 saham lainnya ditutup stagnan. Total volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 18,51 miliar saham dengan nilai transaksi keseluruhan sebesar Rp 8,85 triliun.

Di balik performa positif indeks, investor asing masih menunjukkan sikap berhati-hati dengan melanjutkan aksi jual bersih. Pada perdagangan Jumat saja, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 421,51 miliar di seluruh pasar.

Secara akumulatif selama satu pekan terakhir, total nilai jual bersih investor asing mencapai Rp 1,31 triliun. Tekanan jual ini menjadi catatan penting bagi pelaku pasar di tengah upaya IHSG mempertahankan momentum penguatannya.

Meski demikian, tidak semua saham dilepas oleh investor asing, karena beberapa emiten big cap tetap menjadi target akumulasi. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memimpin daftar beli bersih (net buy) dengan nilai mencapai Rp 978,72 miliar sepanjang pekan.

Selain BBCA, investor asing juga memburu saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dengan net buy sebesar Rp 246,98 miliar. Saham lain yang turut masuk dalam daftar beli asing adalah PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebesar Rp 55,97 miliar dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar Rp 54,10 miliar.

Daftar saham yang dikoleksi investor asing lainnya mencakup PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dengan Rp 43,19 miliar dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp 37,81 miliar. Selanjutnya terdapat PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Timah Tbk (TINS), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), serta PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Di sisi lain, saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjadi yang paling banyak dilepas dengan nilai net sell mencapai Rp 801,25 miliar. Aksi jual ini juga menyasar saham perbankan besar lainnya seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 472,24 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 97,93 miliar.

Tekanan jual asing juga terlihat pada saham PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp 86,31 miliar dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp 85,84 miliar. Selain itu, investor asing turut melepas saham PT Indosat Tbk (ISAT), PT Merdeka Gold Tbk (EMAS), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), serta PT Bukalapak.com Tbk (BUKA).