Tutup
News

Imigrasi Bungo Bentuk Tim Pora Perketat Pengawasan Asing

89
×

Imigrasi Bungo Bentuk Tim Pora Perketat Pengawasan Asing

Sebarkan artikel ini
pembentukan-dan-rapat-koordinasi-tim-pengawasan-orang-asing-(tim-pora)-kabupaten-bungo-tahun-2026
Pembentukan dan Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIM PORA) Kabupaten Bungo Tahun 2026

Bungo – Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bungo memperketat pengawasan terhadap orang asing di Kabupaten Bungo dengan menggelar rapat koordinasi pembentukan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) tahun 2026 di Hotel Amaris Bungo, Rabu (13/05/2026). Forum lintas instansi ini diarahkan untuk menyamakan langkah agar pengawasan di daerah berjalan lebih cepat, terukur, dan efektif.Sejumlah unsur pemerintah dan aparat penegak hukum ikut hadir, di antaranya Kesbangpol, Dukcapil, Disnakertrans, Satpol PP, Intelkam Polres Bungo, Intel Kodim 0416/Bute, Kejaksaan Negeri Bungo, Kementerian Agama, Kementerian Haji, Polsek Jujuhan, Camat Jujuhan, hingga Badan Intelijen Negara (BIN). Kehadiran mereka menunjukkan bahwa pengawasan orang asing membutuhkan kerja bersama, bukan langkah terpisah dari masing-masing lembaga.

Pembentukan Tim Pora Kabupaten Bungo ditetapkan oleh Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi, Joni Rumagit, yang hadir mewakili kepala kantor wilayah. Ia menekankan pentingnya pertukaran informasi antarinstansi agar pengawasan dapat dilakukan secara cepat sekaligus tepat sasaran.

“Tim Pengawasan Orang Asing merupakan wadah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam melakukan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing. Melalui sinergi antarinstansi, diharapkan pengawasan dapat berjalan lebih optimal demi menjaga stabilitas dan keamanan wilayah,” ujar Joni.

Dari pihak tuan rumah, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bungo Ferry Rizki Baifat menegaskan Tim Pora menjadi instrumen penting dalam memperkuat fungsi pengawasan keimigrasian di wilayah kerjanya.Menurut dia, kolaborasi antarlembaga dibutuhkan agar setiap potensi pelanggaran bisa direspons lebih cepat dan terpadu.

“Kami berharap Tim Pora Kabupaten Bungo dapat menjadi sarana koordinasi yang efektif antarinstansi sehingga pengawasan orang asing dapat dilakukan secara cepat,terpadu,dan responsif. Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci utama dalam mendukung penegakan hukum keimigrasian di daerah,” kata Ferry.

Kegiatan berlangsung lancar dan ditutup dengan foto bersama sebagai penanda komitmen bersama untuk menjaga pengawasan orang asing di Kabupaten Bungo secara terintegrasi.