Tutup
EkonomiInvestasiPerbankan

Kuda Api Pacu Ekonomi, Investor Waspadai Volatilitas Tinggi

147
×

Kuda Api Pacu Ekonomi, Investor Waspadai Volatilitas Tinggi

Sebarkan artikel ini
ramalan-kondisi-ekonomi-di-tahun-kuda-api,-penuh-gejolak?
Ramalan Kondisi Ekonomi di Tahun Kuda Api, Penuh Gejolak?

Jakarta – tahun Kuda Api diprediksi membawa dinamika tinggi bagi perekonomian. Ketidakpastian global menjadi faktor utama yang perlu diwaspadai.

Pakar Feng Shui, Suhu Xiang Yi, mengungkapkan energi tahunan turut memengaruhi ritme ekonomi. Peluang pertumbuhan dan risiko gejolak pasar akan saling beriringan.

Menurutnya, dorongan ekonomi dari sisi produksi tidak terlalu signifikan tahun ini. Faktor eksternal justru menjadi penentu yang sulit diprediksi.

“Kalau dari segi faktor pengaruh dari luar, ya itu sangat-sangat sulit untuk dipastikan,” ujar Xiang Yi.

Kondisi ini membuat arah ekonomi sangat bergantung pada situasi global dan faktor non-teknis yang bisa berubah sewaktu-waktu. proyeksi ekonomi tidak bisa dipastikan sepenuhnya.

Suhu Xiang Yi menjelaskan, Tahun Kuda Api didominasi unsur api yang mempercepat ritme berbagai sektor, termasuk keuangan dan bisnis. Energi ini bisa memicu pergerakan nilai yang ekstrem dalam waktu singkat.

“Tahun ini adalah tahun kuda api, di mana kuda sendiri juga elemennya api. Jadi apinya double,” jelasnya.

Sektor energi, teknologi, dan instrumen finansial berpotensi mengalami fluktuasi tajam. grafik bisa naik dan turun dalam sekejap.

Fenomena ini menciptakan peluang dan risiko. Investor berpengalaman bisa memanfaatkan volatilitas, sementara pemula perlu lebih berhati-hati.

Suhu Xiang Yi mencontohkan, peristiwa global bisa langsung memengaruhi harga komoditas, terutama energi. Konflik geopolitik atau gangguan produksi bisa memicu lonjakan harga.

“Di dunia ini enggak ada yang pasti, tapi serba ketergantungan pada beberapa faktor,” tuturnya.

Di tengah potensi gejolak, ia menyarankan pendekatan investasi yang lebih konservatif, khususnya bagi masyarakat umum.

“Dari dulu saya cenderung menganjurkan investasi itu boleh dilakukan, tapi dalam konteks yang lebih aman, lebih terjamin,” ucapnya.

Produk investasi dari institusi kredibel atau yang memiliki jaminan pemerintah dinilai lebih stabil. Investor berpengalaman mungkin bisa mengambil risiko tinggi, tetapi bagi kebanyakan orang, pendekatan aman lebih sesuai.