Lubuk Sikaping – Guna menyambut peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) pada 25 Juni mendatang, Tim Terpadu Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Pasaman menggelar sosialisasi bahaya narkoba di SMAN 3 Sumatera Barat, Kamis (11/6/2026).
Ketua LAN Kabupaten Pasaman, Risdel Kamar, menekankan bahwa ancaman narkotika bagi generasi muda saat ini sangat nyata. Ia pun meminta para siswa agar menjauhi barang terlarang tersebut demi masa depan. “Jangan dekati narkoba, jangan coba-coba narkoba karena akibatnya sangat nyata merusak masa depan generasi muda harapan bangsa,” tegas Risdel.
Pentingnya sikap berani menolak narkoba juga disoroti oleh Kasat Narkoba Polres Pasaman, AKP Fahrur Roji. Ia mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkotika tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga membawa konsekuensi hukum berupa sanksi pidana berat.
Sementara itu, perwakilan dari Lapas, Rina, membeberkan fakta bahwa mayoritas warga binaan di Rutan Lubuk Sikaping merupakan pelaku kasus narkoba. Mengingat posisi geografis Pasaman yang menjadi jalur perlintasan narkoba dari arah Sumatera Utara dan Riau, ia meminta siswa untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Pesan kami, jauhilah ancaman bahaya narkoba dan isilah waktu luang dengan kegiatan-kegiatan positif,” ujar Rina di hadapan para siswa.
Panitia acara dari LAN Pasaman, Sayuti Pohan, mengapresiasi dukungan penuh pihak sekolah dalam kegiatan ini. Ia berharap kolaborasi tersebut menjadi langkah nyata dalam memerangi narkoba sebagai musuh bersama.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala SMAN 3 Sumbar, majelis guru, karyawan, komite sekolah, serta siswa atas terselenggaranya acara ini,” pungkas Sayuti.







