EkonomiPerbankanTransportasi

Mandiri dan Jasa Marga Integrasikan Layanan Pembayaran Tol Digital

282
×

Mandiri dan Jasa Marga Integrasikan Layanan Pembayaran Tol Digital

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Digitalisasi sistem pembayaran tol di Indonesia segera memasuki babak baru. Otoritas terkait saat ini tengah menggenjot integrasi layanan antara superapp Livin’ by Mandiri dengan aplikasi Travoy Go milik Jasa Marga.

Rencana strategis ini dimatangkan dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, pada Jumat (5/6/2026). Pertemuan tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Peningkatan Nilai BUMN, Endra Gunawan, serta jajaran direksi dari Jasa Marga dan Bank Mandiri.

Dony Oskaria menyampaikan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk mempercepat digitalisasi layanan transportasi. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat saat melakukan perjalanan di jalan tol.

“Langkah ini diarahkan untuk mempercepat digitalisasi layanan transportasi dan meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat di jalan tol,” ujar Dony.

Pembahasan dalam rapat tersebut berfokus pada pengembangan fitur pembayaran yang lebih praktis, kesiapan sistem Cashless Free Flow Payment (CF2P), hingga penguatan infrastruktur digital. Dengan integrasi ini, transaksi di jalan tol diharapkan menjadi lebih efisien, aman, dan lancar.

Nantinya, pengguna tidak perlu lagi mengunduh banyak aplikasi untuk mengakses layanan perjalanan. Melalui Livin’ Mandiri, masyarakat dapat melakukan pembayaran tol otomatis, membayar parkir, hingga mengisi ulang saldo uang elektronik dengan lebih ringkas.

Dony menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan perwujudan sinergi antar-BUMN untuk menghadirkan layanan publik yang modern dan relevan dengan kebutuhan pengguna. Pihaknya menjadikan percepatan ini sebagai prioritas utama dalam membangun sistem tol nirsentuh dan nontunai di tanah air.

“Percepatan ini menjadi prioritas utama kami dalam mewujudkan sistem tol nirsentuh dan nontunai di Indonesia,” pungkasnya.

Saat ini, publik tengah menanti jadwal uji coba serta peluncuran resmi dari sistem pembayaran terintegrasi tersebut. Integrasi ini digadang-gadang menjadi solusi konkret dalam menciptakan ekosistem perjalanan yang lebih tertata secara digital.