EkonomiPerbankan

Menaker Perluas Kolaborasi Ketenagakerjaan Indonesia di Forum BRICS

35
×

Menaker Perluas Kolaborasi Ketenagakerjaan Indonesia di Forum BRICS

Sebarkan artikel ini
Menaker Yassierli. Foto : Istimewa
Menaker Yassierli. Foto : Istimewa

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, akan bertolak ke India untuk mengikuti pertemuan Labour and Employment Ministers’ Meeting (LEMM) BRICS pada 15-16 Juli 2026.

Partisipasi dalam forum internasional tersebut menjadi langkah strategis bagi Indonesia untuk memperluas jalinan kemitraan global di sektor ketenagakerjaan.

Yassierli menilai momentum ini sangat penting guna memperkuat kerja sama antarnegara dalam merespons dinamika dunia kerja yang semakin menantang.

“Forum BRICS menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama internasional di bidang ketenagakerjaan,” ujar Yassierli melalui pernyataan resmi pada Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, keterlibatan aktif dalam agenda ini memungkinkan terjadinya pertukaran pengalaman serta penyelarasan kebijakan yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Terdapat empat isu pokok yang bakal dibahas, yakni penguatan sistem jaminan sosial serta upaya formalisasi pasar kerja.

Pertemuan tersebut juga akan membedah strategi peningkatan partisipasi perempuan dan inklusivitas dalam angkatan kerja.

Agenda lainnya mencakup pengembangan keterampilan sumber daya manusia guna meningkatkan daya saing tenaga kerja di kancah global.

Selain itu, perhatian khusus akan diberikan pada penggunaan teknologi digital dalam memberikan perlindungan bagi pekerja gig maupun pekerja platform.

Yassierli menekankan bahwa kompleksitas tantangan di dunia kerja saat ini menuntut solusi kolaboratif yang solid antarnegara.

Ia juga menyatakan kesiapan Indonesia untuk berbagi praktik baik demi mewujudkan dunia kerja yang lebih inklusif, produktif, tangguh, dan berkelanjutan.

Wadah diskusi ini diharapkan mampu menyamakan pandangan seluruh delegasi dalam menghadapi perubahan lanskap ketenagakerjaan di seluruh dunia.