Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman bersama DPRD resmi menandatangani nota kesepakatan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Kesepakatan tersebut dicapai melalui rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Pariaman pada Selasa (30/6).
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, menyatakan bahwa langkah ini merupakan perwujudan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Mulyadi menekankan agar jajaran perangkat daerah tidak berpuas diri dengan capaian yang ada saat ini.
“Ukuran keberhasilan sesungguhnya adalah sejauh mana anggaran mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Mulyadi.
Dalam sesi pandangan umum, enam fraksi di DPRD menyampaikan berbagai catatan kritis sekaligus apresiasi atas laporan keuangan daerah.
Fraksi Golkar menyoroti capaian opini WTP ke-13, sekaligus mendesak evaluasi terhadap defisit operasional Rp16,79 miliar dan SILPA sebesar Rp21,69 miliar.
Fraksi PPP memberikan apresiasi atas peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta rekor Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai Rp57,45 miliar.
Fraksi Keadilan Kesejahteraan Nasional mendorong kemandirian fiskal melalui optimalisasi ekonomi kreatif dan digitalisasi pajak agar ketergantungan terhadap dana pusat berkurang.
Keberhasilan Festival Tabuik 2026 yang berdampak positif pada penerimaan pajak mendapat pujian khusus dari Fraksi Bintang Indonesia Raya.
Di sisi lain, Fraksi PAN meminta pemerintah melakukan kajian ulang terhadap potensi objek pajak untuk merespons lonjakan SILPA sebesar 720,32 persen.
Fraksi Demokrat memberikan masukan agar belanja modal difokuskan pada perbaikan infrastruktur pasar, sektor pariwisata, serta perluasan lapangan kerja bagi lulusan SMA.
Mulyadi berjanji akan menjadikan seluruh masukan konstruktif dari fraksi sebagai pedoman strategis untuk perencanaan APBD di periode mendatang.
Saat ini, dokumen kesepakatan tersebut telah diserahkan kepada Gubernur Sumatera Barat untuk melalui proses evaluasi lanjutan.
Pemerintah Kota Pariaman berharap sinergi yang harmonis dengan DPRD dapat terus terjaga demi meningkatkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.







