Tutup
BisnisEkonomiEnergiPerbankan

Prabowo Geram Impor, Pertamina Jadi Fokus Pembenahan Nasional

269
×

Prabowo Geram Impor, Pertamina Jadi Fokus Pembenahan Nasional

Sebarkan artikel ini
prabowo-geram-ada-oknum-sengaja-buat-ri-ketergantungan-impor
Prabowo Geram Ada Oknum Sengaja Buat RI Ketergantungan Impor

Balikpapan – Presiden Prabowo Subianto mengecam keras praktik impor yang dinilainya merugikan negara.Ia menuding ada oknum yang sengaja membuat Indonesia bergantung pada impor demi keuntungan pribadi.

Prabowo menegaskan praktik ini merugikan rakyat karena adanya permainan tidak sehat dalam pengelolaan energi nasional.”Kita harus mengakui bahwa beberapa tahun belakangan rakyat pun merasa bahwa terjadi management, terjadi permainan-permainan tidak sehat di Pertamina dan di pengaturan ESDM kita,” ujar Prabowo saat peresmian RDMP Kilang Balikpapan, Senin (12/1).

Prabowo mengungkapkan ada pihak-pihak tertentu yang sengaja mendorong impor, padahal Indonesia memiliki sumber daya dan kemampuan sendiri.

“Ada pihak-pihak, saya tidak mengerti, orang-orang Indonesia yang pintar-pintar, pintar tapi serakah, mengatur mau impor dari luar. Dengan impor dari luar dia manipulasi harga dan dia kutip,sehingga ada pihak segelintir orang yang kaya raya di atas penderitaan rakyat,” tegasnya.

Menurut Prabowo,ketergantungan impor yang disengaja membuat rakyat menanggung beban harga dan negara kehilangan kemandirian.

Karena itu, Prabowo bertekad melakukan pembenahan besar-besaran sejak awal pemerintahannya, terutama di tubuh Pertamina.

“Karena itu waktu saya menjadi Presiden, saya bertekad untuk membersihkan Pertamina. Saya angkat Saudara Simon Aloysius dengan beberapa anak-anak muda, dan saya beri tugas, jangan korupsi, jangan kau cari kaya di atas kepercayaan ini,” jelasnya.

Prabowo menekankan posisi Direktur Utama Pertamina sangat krusial karena mengelola perusahaan dengan aset besar dan strategis.

Ia memberikan kewenangan luas kepada Dirut Pertamina Simon Aloysius untuk melakukan perombakan internal, termasuk memecat pegawai nakal.

“Saya kasih wewenang seluas-luasnya. Siapa yang Anda nilai tidak bagus, pecat. Jangan ragu-ragu.Demi bangsa dan rakyat harus tega. Enggak ada itu. Banyak anak muda yang hebat-hebat, cari,” pungkas Prabowo.