Tutup
BisnisEkonomiInvestasiNews

RATU Tebar Dividen Rp122,17 Miliar di Tengah Tekanan

72
×

RATU Tebar Dividen Rp122,17 Miliar di Tengah Tekanan

Sebarkan artikel ini
raharja-energi-cepu-tebar-dividen-rp122,17-miliar,-pemegang-saham-kantongi-cuan-segini
Raharja Energi Cepu Tebar Dividen Rp122,17 Miliar, Pemegang Saham Kantongi Cuan Segini

Jakarta – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) menegaskan akan membagikan dividen tunai senilai Rp122,17 miliar kepada pemegang saham setelah Rapat umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026. Keputusan ini datang pada saat perseroan masih mampu menjaga laba tetap tumbuh, meski pendapatan tertekan sepanjang tahun lalu.

Dalam laporan kinerja 2025, RATU mencatat laba bersih US$15,2 juta atau sekitar Rp264 miliar dengan asumsi kurs Rp17.370 per dolar AS. Angka tersebut naik 8,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menunjukkan perusahaan tetap bertahan di tengah tekanan pasar energi.

Berbeda dengan laba yang menguat, pendapatan perseroan justru menyusut 14,6 persen menjadi US$49,3 juta atau sekitar Rp856,34 miliar. Manajemen menyebut pelemahan harga minyak dan penurunan volume produksi sebagai faktor utama yang menekan kinerja top line.

Dari total dividen yang disetujui, RATU akan menyalurkan US$7.030.580 atau setara Rp122.177.421.000 dengan kurs Rp17.378 per dolar AS per 4 Mei 2026. Setiap saham akan memperoleh dividen Rp45.

Manajemen RATU mengatakan pembagian dividen ini menjadi bukti komitmen perusahaan menjaga imbal hasil bagi investor tanpa mengorbankan peluang pertumbuhan.”Pembagian ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk memberikan imbal hasil yang konsisten sekaligus menjaga ruang pertumbuhan ke depan,” ujar manajemen dalam keterangan tertulis, Sabtu, 9 Mei 2026.

Efisiensi biaya menjadi penopang utama laba perseroan di tengah tekanan harga minyak. Beban pokok penjualan turun 29 persen, sementara adjusted EBITDA masih naik 2 persen menjadi US$30,8 juta dengan margin di atas 62 persen.

Dari sisi keuangan, posisi RATU juga masih solid. Total aset naik menjadi US$76 juta, ekuitas tercatat US$56,6 juta, dan rasio debt to equity ratio (DER) berada di level 0,30 kali.

Di lini operasi, dua aset utama perseroan tetap menjadi motor bisnis, yakni Blok Cepu dan blok Jabung. Blok cepu membukukan produksi rata-rata 151 ribu barel minyak per hari (BOPD) dengan cadangan terbukti dan terduga (2P) sebesar 296 juta barel minyak (MMBO).

Sementara itu, Blok Jabung menghasilkan rata-rata 49,7 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD) dan memiliki cadangan 2P sebesar 243 juta barel setara minyak (MMBOE). Kedua blok ini diposisikan sebagai penopang ekspansi RATU dalam waktu dekat.