Tutup
News

Sumbar Dorong Daerah Bersinergi Atasi Bencana

341
×

Sumbar Dorong Daerah Bersinergi Atasi Bencana

Sebarkan artikel ini
gubernur-sumbar-serukan-solidaritas-penuh-antardaerah-untuk-percepatan-penanganan-bencana
Gubernur Sumbar Serukan Solidaritas Penuh Antardaerah untuk Percepatan Penanganan Bencana

Padang – Bencana hidrometeorologi melanda Sumatera Barat (Sumbar) dan menyebabkan ratusan korban jiwa. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyerukan solidaritas dari seluruh kepala daerah untuk memperkuat penanganan dampak bencana.

Hingga kini, 194 orang dilaporkan meninggal dunia dan 216 warga masih dalam pencarian.Tim SAR gabungan terus berupaya mencari korban di tengah sulitnya akses.

Sejumlah wilayah terisolir akibat akses terputus, cuaca buruk, dan kerusakan infrastruktur yang parah.

Di Kabupaten Agam, kerusakan jalan dan jembatan menghambat evakuasi. Pasaman Barat melaporkan kerusakan permukiman yang masif.

Kota Padang Panjang mengalami gangguan layanan dasar akibat longsor. Banjir bandang di Kabupaten Tanah Datar menghanyutkan puluhan rumah dan merusak lahan pertanian.

Kota Padang, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, dan beberapa wilayah lain juga mencatat kerusakan berat dan korban jiwa.

Gubernur Mahyeldi menegaskan penanganan bencana tidak boleh hanya dibebankan kepada daerah terdampak. Ia meminta seluruh bupati dan wali kota untuk segera mengerahkan sumber daya.”Hari ini sebagian saudara kita berjuang dalam kesedihan yang mendalam. Jangan biarkan mereka berdiri sendiri,” tegas Mahyeldi di Padang, Rabu (3/12/2025).

Mahyeldi menginstruksikan daerah yang tidak terdampak segera mengirimkan dukungan. Bantuan berupa alat berat, SDM teknis, relawan, logistik, hingga alokasi anggaran sangat dibutuhkan.

“Saya meminta seluruh bupati dan wali kota untuk bergerak cepat memberikan bantuan konkret,” ujarnya.

Koordinasi lintas daerah diperkuat melalui BPBD kabupaten/kota dan BPBD Provinsi Sumbar. Tujuannya agar dukungan yang dikirim tepat guna dan tepat sasaran.

Gubernur Mahyeldi mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat kebersamaan.”Bencana boleh memisahkan jarak, tetapi tidak boleh memisahkan kepedulian,” pungkasnya.