Pesisir selatan – Isu puluhan siswa di nagari Limau gadang Lumpo, Kecamatan IV jurai, yang mempertaruhkan nyawa saat menyeberangi Sungai Batang Lumpo untuk ke sekolah, mendapat tanggapan dari Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi ibrahim.
Risnaldi menyayangkan pemberitaan yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
Menurutnya, penggunaan lori yang disediakan kontraktor pembangunan jembatan hanya bersifat sementara dan tidak dilakukan setiap hari.
“Lori itu tidak dipakai setiap hari dan tidak seperti yang dinarasikan. Itu hanya sementara selama pembangunan berlangsung, dan aman digunakan,” jelasnya, Jumat (3/4/2026).
Ia menambahkan, masyarakat tetap dapat menyeberang seperti biasa saat kondisi air sungai normal.
risnaldi mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar dan melakukan pengecekan kebenaran sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
“Masyarakat kita harapkan tidak mudah terprovokasi. Sebaiknya setiap informasi yang diterima di-crosscheck terlebih dahulu, jangan cepat termakan isu hoaks,” tegasnya.
Saat ini, jembatan di lokasi tersebut masih dalam tahap pembangunan.
Jembatan sebelumnya ambruk pada tahun 2024 akibat banjir dan kini dibangun kembali dengan spesifikasi yang lebih tinggi dan lebih aman.
Pada Februari 2026,Anggota DPR RI Andre Rosiade bersama Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim telah meninjau langsung lokasi pembangunan dan menargetkan jembatan rampung pada Agustus 2026.
Jembatan gantung sepanjang 80 meter itu dibangun dengan peningkatan tinggi sekitar 1,5 meter dari desain sebelumnya sebagai upaya mitigasi bencana banjir.
Pembangunannya menelan anggaran Rp4,6 miliar.
Risnaldi berharap, pembangunan jembatan ini tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga sebagai langkah mitigasi bencana.
“dengan ketinggian yang ditambah,Insya Allah kalau terjadi galodo,jembatan bisa selamat. Tapi yang paling penting,setelah selesai nanti jembatan ini harus dijaga,” ujarnya.
Pemerintah daerah berharap, dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut, akses masyarakat, khususnya para pelajar, dapat kembali normal serta lebih aman dan nyaman.







