Tutup
News

Dongkrak UMKM Naik Kelas Lewat Platform Digital

286
×

Dongkrak UMKM Naik Kelas Lewat Platform Digital

Sebarkan artikel ini
dongkrak-umkm-naik-kelas-lewat-platform-digital
Dongkrak UMKM Naik Kelas Lewat Platform Digital

Bandung – Di tengah gempuran era digital, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia terus beradaptasi. Kiki Abdul Rachman, pemuda asal bandung, hadir dengan solusi inovatif melalui platform digital dimaloka, yang bertujuan meningkatkan daya saing UMKM lokal.Kiki Abdul Rachman, kelahiran 1990, mendirikan Dimaloka pada tahun 2020. Perusahaan ini menawarkan jasa optimasi marketplace. Ia melihat adanya kebutuhan mendesak bagi UMKM untuk memanfaatkan platform digital secara efektif.

“Saat itu, saya melihat masih banyak UMKM yang mengandalkan cara konvensional dalam berjualan di media sosial dan marketplace. Padahal peluang di dunia online sangatlah besar,” ujar Kiki, Senin (14/7/2025).Menurut lulusan S1 Komputer ini,membangun bisnis digital marketing bukan tanpa tantangan. Ia mengaku sempat mengalami penolakan dari beberapa brand karena dianggap belum memiliki pengalaman yang cukup. Namun, penolakan tersebut justru menjadi pemicu untuk terus mengembangkan diri dan berinovasi.

“Beberapa kali kami ditolak brand karena dianggap belum cukup berpengalaman. Namun justru dari sanalah muncul semangat untuk terus mengasah kemampuan, berinovasi, dan membuktikan kualitas,” katanya.

Kiki menegaskan komitmennya untuk memberikan layanan terbaik. Dimaloka menawarkan solusi komprehensif, mulai dari pembuatan website profesional, optimasi toko di marketplace, hingga manajemen iklan Facebook Ads. Pendekatan yang berfokus pada hasil atau Return on investment (ROI) menjadi keunggulan utama yang ditawarkan.

“Buat kami, digital marketing bukan hanya soal tampil keren, tapi soal hasil. Itulah mengapa kami terus memonitor performa kampanye secara detail dan memberikan report transparan, agar klien bisa melihat langsung peningkatan traffic, konversi, hingga omzet,” jelas Kiki.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Kiki adalah saat membantu seorang pemilik brand fashion muslim dari Makassar. Awalnya, klien tersebut hanya memesan website sederhana, namun kemudian berkembang menjadi pendampingan menyeluruh, mulai dari strategi live selling di Instagram hingga pengaturan iklan Facebook.Beberapa bulan kemudian, klien tersebut menghubunginya dengan kabar gembira bahwa omzetnya melonjak signifikan.”Itu momen yang bikin kami merasa bisnis ini lebih dari sekadar jual jasa, tapi bisa benar-benar mengubah hidup orang lain,” ungkapnya.

Kiki menekankan bahwa kunci untuk bertahan dalam bisnis digital marketing adalah komitmen untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan. “Dunia digital itu cepat sekali berubah.Algoritma marketplace dan social media bisa berubah kapan saja. Kami rutin ikut workshop, mentoring, hingga uji coba strategi baru supaya tetap relevan,” pungkasnya.