Tutup
NewsRegulasi

Prabowo Genjot Pembangkit Hijau: Targetkan Energi Terbarukan Kuasai Listrik 10 Tahun!

352
×

Prabowo Genjot Pembangkit Hijau: Targetkan Energi Terbarukan Kuasai Listrik 10 Tahun!

Sebarkan artikel ini
prabowo-mau-semua-pembangkit-listrik-pakai-energi-hijau-dalam-10-tahun
Prabowo Mau Semua Pembangkit Listrik Pakai Energi Hijau dalam 10 Tahun

Jakarta – Ambisi besar diusung Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia sebagai negara terdepan dalam pemanfaatan energi bersih secara global. Targetnya, seluruh pembangkit listrik di Indonesia akan beralih ke energi baru terbarukan (EBT) dalam satu dekade mendatang.

Dalam Pidato Presiden dalam Rangka Penyampaian RAPBN 2026 dan Nota keuangan di kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8), Prabowo mendorong optimalisasi sumber daya alam Indonesia seperti tenaga surya, hidro, panas bumi, dan bioenergi untuk mencapai target ambisius tersebut.

“Kita harus capai 100 persen pembangkitan listrik dari energi baru dan terbarukan dalam waktu 10 tahun atau lebih cepat,” tegas Prabowo.

Prabowo menambahkan, banyak negara lain menargetkan transisi energi baru akan terwujud pada tahun 2060. Namun, ia meyakini Indonesia mampu merealisasikannya lebih cepat dari perkiraan tersebut.

Sebagai wujud komitmen terhadap transformasi energi, Prabowo memastikan APBN 2026 akan mengalokasikan dana untuk subsidi, insentif perpajakan, hingga pengembangan EBT.”Dukungan fiskal pemerintah, yaitu Rp 402,4 triliun untuk pertahanan energi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Prabowo juga telah meresmikan sejumlah proyek EBT, termasuk proyek pembangkit listrik berbasis EBT di 15 provinsi dengan total investasi mencapai Rp 25 triliun.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis (26/6/2025), saya Prabowo Subianto Presiden RI meresmikan pengoperasian dan pembangunan energi terbarukan di 15 provinsi dan peningkatan produksi minyak 30 ribu barel blok Cepu, serta peletakan batu pertama 5 pembangkit listrik tenaga panas bumi di Indonesia,” kata Prabowo saat peresmian.

Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat bahwa kontribusi EBT dalam bauran energi Indonesia per Mei 2025 baru mencapai 14,2 persen atau 24,1 TWh. Angka ini masih di bawah target pemerintah tahun 2025 sebesar 15,7 persen.

Pemerintah menargetkan penambahan kapasitas EBT sebesar 42,5 GW dalam Rencana Usaha penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034. Selain itu, direncanakan pula pembangunan storage atau penyimpanan energi sebesar 10,2 GW hingga tahun 2034.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…