JAKARTA – PT Astra Graphia Tbk (ASGR) resmi membagikan dividen tunai tahun buku 2025 dengan nilai jumbo. Anak usaha Grup Astra ini memberikan dividen final sebesar Rp211 per saham kepada para pemegang saham.
Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Jika dikalkulasikan dengan harga penutupan saham ASGR di level Rp1.715 pada hari yang sama, *yield* dividen yang diberikan mencapai 12,3%.
Total dividen tunai yang dibagikan perseroan kepada pemegang saham yang tercatat pada 27 April 2026 mencapai Rp325,05 miliar. Jumlah ini terdiri dari dividen interim yang telah dibayarkan sebelumnya dan dividen final sebesar Rp284,59 miliar yang dijadwalkan cair pada 13 Mei 2026.
Presiden Direktur PT Astra Graphia Tbk, Hendrix Pramana, mengungkapkan bahwa kinerja positif ini ditopang oleh pertumbuhan laba bersih perusahaan sepanjang 2025 yang mencapai Rp271 miliar, naik 32% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan bersih perseroan tercatat sebesar Rp2.991 miliar.
Menurut Hendrix, pencapaian tersebut didorong oleh pertumbuhan pendapatan di sektor solusi teknologi informasi. Selain itu, penerapan *operational excellence*, pengelolaan arus kas yang sehat, serta percepatan digitalisasi proses bisnis menjadi kunci utama keberhasilan perusahaan.
“Pendekatan ini memungkinkan kami untuk terus memperkuat bisnis inti, meningkatkan kapabilitas layanan dan daya saing di industri, serta membuka peluang baru untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan,” jelas Hendrix.
Dalam agenda RUPST yang sama, perseroan juga melakukan perubahan susunan pengurus perusahaan. Berikut adalah susunan Dewan Komisaris dan Direksi Astragraphia yang baru:
Dewan Komisaris:
* Presiden Komisaris: Santosa
* Komisaris: Gunawan Geniusahardja
* Komisaris Independen: Arya Narayana Soemali
* Komisaris Independen: Cynthia Afriani
Direksi:
* Presiden Direktur: Hendrix Pramana
* Direktur: King Iriawan Sutanto
* Direktur: Widi Triwibowo
* Direktur: Trivena Nalsalita







