Tutup
News

Kota Padang Darurat Sampah, Semen Padang Ubah Jadi Emas

256
×

Kota Padang Darurat Sampah, Semen Padang Ubah Jadi Emas

Sebarkan artikel ini
kota-padang-darurat-sampah,-pt-semen-padang-ubah-sampah-jadi-emas-hijau-lewat-budidaya-maggot
Kota Padang Darurat Sampah, PT Semen Padang Ubah Sampah Jadi Emas Hijau Lewat Budidaya Maggot

Padang – PT Semen Padang meraih penghargaan Environmental & Social Innovation Award (ENSIA) 2025 dari PT Sucofindo atas inovasi mengubah sampah organik menjadi sumber daya bernilai ekonomi melalui budidaya maggot.

Inovasi ini dinilai sebagai solusi berkelanjutan untuk mengatasi krisis sampah di Kota Padang.

Program bertajuk “Revolusi Sampah Organik Menjadi Emas hijau: Model Ekonomi Sirkular Budidaya maggot PT Semen Padang untuk Ketahanan Pangan dan Kelestarian Lingkungan Kota Padang” menjadi dasar pemberian penghargaan.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Idris, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi darurat sampah di Kota Padang.

Ia menyebutkan, timbunan sampah mencapai 240.921 ton per tahun, atau sekitar 660 ton per hari.Sebagian besar sampah adalah organik, didominasi sisa makanan (45,32%).

Bahkan, di beberapa permukiman, proporsi sampah organik mencapai 80-94,42%.PT Semen Padang mengambil langkah konkret dengan memanfaatkan larva lalat Black Soldier Fly (BSF) untuk mengurai sampah organik.

Program budidaya maggot yang diinisiasi sejak 2024 dijalankan oleh KUBE Organic Feed, kelompok masyarakat dampingan PT Semen Padang yang didukung riset Universitas andalas.

Sampah organik dipilah dan dicacah untuk media budidaya maggot.

Maggot kemudian dijual sebagai pakan ikan kaya protein, sementara residunya (kasgot) dimanfaatkan menjadi pupuk organik.

“Sampah organik tidak lagi jadi masalah,tapi sumber daya baru. Ini loop ekonomi sirkular yang harmonis,” kata Idris.

Dalam tiga bulan pertama, KUBE Organic feed membukukan keuntungan bersih Rp12,98 juta.

Program ini memberikan dampak positif bagi lingkungan dan memberikan manfaat ekonomi.

“Inovasi ini membuka peluang usaha baru.Petani, peternak ikan, hingga pelaku usaha pupuk organik kini memiliki sumber bahan baku yang ramah lingkungan,” tambah Idris.

Program maggot membuktikan pelestarian lingkungan bisa berjalan seiring penguatan ekonomi lokal.

Dengan dukungan perusahaan, pemerintah, dan masyarakat, program ini berpotensi terus berkembang.

“Tujuan utama kami adalah menciptakan solusi jangka panjang terhadap krisis sampah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jika dijalankan konsisten,program ini bisa menjadi model pengelolaan sampah nasional,” pungkas Idris.

PT Semen Padang berharap mampu mengubah ancaman sampah menjadi “emas hijau” yang memberi manfaat bagi lingkungan dan ekonomi masyarakat.