Tutup
BisnisEkonomiPerbankanRegulasi

Prabowo Izinkan Ekspatriat Pimpin BUMN, Pangkas Jumlah Perusahaan

299
×

Prabowo Izinkan Ekspatriat Pimpin BUMN, Pangkas Jumlah Perusahaan

Sebarkan artikel ini
prabowo-ubah-regulasi,-sekarang-ekspatriat-bisa-pimpin-bumn
Prabowo Ubah Regulasi, Sekarang Ekspatriat Bisa Pimpin BUMN

Jakarta – Pemerintah membuka pintu bagi warga negara asing (WNA) untuk menjabat posisi puncak di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).Presiden Prabowo Subianto menyatakan telah mengubah regulasi terkait hal tersebut.”Sekarang ekspatriat, non-Indonesia, bisa memimpin BUMN kita,” tegas Prabowo saat berdiskusi dengan Chairman Forbes, Steve Forbes, Rabu (15/10).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan standar internasional di BUMN.

Prabowo menginstruksikan manajemen BPI Danantara untuk merekrut talenta terbaik dari seluruh dunia.

“Kalian bisa cari otak-otak terbaik, talenta-talenta terbaik,” ujarnya.

Selain itu, Presiden juga memerintahkan pemangkasan jumlah BUMN dari sekitar seribu menjadi sekitar 200 perusahaan.

Prabowo berharap langkah ini akan meningkatkan pendapatan BUMN secara signifikan.

“Dan menjalankannya dengan standar internasional. Saya pun yakin itu akan meningkatkan pendapatan sekitar satu atau dua persen, harus meningkat,” pungkasnya.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi setelah mencatat penguatan selama lima hari berturut-turut. Meski sempat dibuka di zona hijau, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah dan ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (15/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG turun 0,68% atau terkoreksi 52,36 poin ke level 7.623,58. Baca Juga: Reli IHSG Terhenti SumbarSumbarbisnis.com Sell Asing…