Tutup
News

Pelti Pacu Tenis Indonesia Terbang ke Olimpiade

297
×

Pelti Pacu Tenis Indonesia Terbang ke Olimpiade

Sebarkan artikel ini
janice-peringkat-80-wta,-ketum-pp-pelti-optimis-tenis-indonesia-menuju-olimpiade-2028
Janice Peringkat 80 WTA, Ketum PP Pelti Optimis Tenis Indonesia Menuju Olimpiade 2028

Jakarta – Kabar baik menghampiri dunia tenis Indonesia. Petenis putri andalan, Janice tjen, sukses menembus peringkat 80 dunia versi WTA.

Pencapaian ini disambut gembira oleh seluruh insan tenis di Tanah Air.

Ketua Umum Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI), Nurdin Halid, menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih janice.

“Kita bangga dan senang, Janice Tjen, petenis putri andalan Indonesia berhasil menembus peringkat 80 WTA,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (21/10/2025).

Nurdin Halid menilai, peringkat ini membuka lebar jalan menuju Olimpiade 2028.

Janice Tjen memulai karier profesionalnya pada 2022 dengan peringkat 966 dunia.

Perjalanannya menanjak pesat hingga menempati peringkat 412 pada 2024.

“Sungguh prestasi mengagumkan. Saya menaruh apresiasi yang tinggi atas pencapaian luar biasa Janice Tjen sepanjang tahun 2025,” kata Nurdin Halid.

Dengan mengoleksi 870 poin dari 23 turnamen internasional, peringkat WTA Janice Tjen kini melejit ke peringkat 80 dunia dan urutan 154 dunia untuk sektor ganda.

Nurdin Halid menambahkan, Janice Tjen adalah aset berharga tenis Indonesia bersama Priska Nugroho dan Aldila Sutjiadi.

ketiganya diharapkan menjadi ujung tombak Indonesia untuk mencetak sejarah, lolos ke Olimpiade setelah era Yayuk Basuki (1988-2000).

“Janice berpeluang naik ke peringkat 54 dunia untuk bisa merebut tiket tunggal putri. Kita berharap, duet Aldila Sutjiadi/Janice Tjen bisa meraih tiket ganda putri,” ujar Nurdin.

Saat ini, peringkat ganda Aldila berada di posisi 45 dunia, sedangkan Janice Tjen di peringkat 154.

Kombinasi peringkat keduanya berpeluang menembus 50 besar dunia untuk bisa berlaga di Olimpiade.

PELTI, di bawah kepemimpinan Nurdin Halid, memiliki program khusus “Road To Olimpiade 2028”.

Program ini bertujuan membantu para petenis top Indonesia berprestasi di tingkat global.

Target utamanya adalah mempertahankan juara umum medali emas SEA Games 2025, merebut medali emas Asian Games 2026 jepang, dan lolos ke Olimpiade 2028 di Amerika Serikat.

Nurdin Halid juga menyinggung keberhasilan Timnas Tenis Putri promosi ke Grup I Billie jean King Cup Zona Asia/Oceania.

Tantangan terdekat adalah Timnas Davis Cup yang kini berada di peringkat 70 dunia.

Mereka akan berjuang untuk bertahan di grup II Dunia dengan mengalahkan Togo dalam Babak Playoff Grup II Dunia, Februari 2026 mendatang di Jakarta.

Nurdin Halid berharap Christopher Rungkat dan kawan-kawan bisa meraih kemenangan tersebut.

Mimpi Indonesia untuk kembali berlaga di Olimpiade bukan isapan jempol belaka.

Indonesia pernah mengirimkan wakil ke Olimpiade melalui Yayuk Basuki, Wynne Prakusya, dan Suzanna Anggarkusuma.

Yayuk Basuki bahkan berhasil menembus peringkat 19 dunia dan empat kali lolos ke Olimpiade.

janice Tjen berpotensi mengikuti jejak seniornya tersebut.

Bahkan, bukan tidak mungkin ia bisa memburu peringkat 19 dunia yang pernah disandang Yayuk Basuki.

Janice menjadi petenis ketiga Indonesia yang mampu menjadi kampiun dalam turnamen WTA, setelah Angelique Widjaja dan Yayuk Basuki.

Statistik Janice dalam dua tahun terakhir memang mengagumkan.

Selain menjuarai tunggal dan ganda WTA 125, ia juga mengoleksi sejumlah gelar ITF.

Titik kebangkitan Janice terjadi saat ia sukses mengguncang Grand Slam US Open 2025.

Peringkatnya terus melejit hingga akhirnya bertengger di posisi 80 besar dunia per Oktober 2025.

Mampukah trio Janice – Aldila – Priska mengulangi jejak sejarah trio legenda Yayuk – suzana – Wynne tampil di sektor ganda Olimpiade? Pertanyaan ini tentu menarik untuk dinantikan jawabannya.