Tutup
EkonomiNewsPendidikanPolitik

Prabowo-Gibran Pimpin, Ekonomi Bertahan, Diplomasi Terus Berjalan

163
×

Prabowo-Gibran Pimpin, Ekonomi Bertahan, Diplomasi Terus Berjalan

Sebarkan artikel ini
kinerja-prabowo-gibran-dalam-1-tahun-dinilai-jaga-stabilitas-ekonomi-hingga-diplomasi-global
Kinerja Prabowo-Gibran Dalam 1 Tahun Dinilai Jaga Stabilitas Ekonomi hingga Diplomasi Global

Jakarta – Pemerintah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai mampu menjaga stabilitas nasional di tengah gejolak global. Penilaian ini muncul dari hasil kajian independen yang dilakukan oleh INDEF.

Peneliti Continuum INDEF, Wahyu Tri Utomo, menyoroti sejumlah kebijakan yang menjadi perhatian publik.di antaranya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG), efisiensi anggaran, dan penyesuaian belanja daerah.

Kebijakan-kebijakan ini dinilai menjadi penanda arah kebijakan ekonomi nasional ke depan. Sekaligus menguji konsistensi pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas, pertumbuhan, dan keberlanjutan fiskal.

“Fokus kebijakan luar negeri pemerintahan Prabowo juga menunjukkan jangkauan yang lebih luas,tidak hanya di Asia,tetapi juga ke eropa,Timur Tengah,dan Amerika,” kata Wahyu,Sabtu (25/10/2025).

Menurut INDEF, pemberantasan korupsi menjadi program yang paling banyak diberitakan. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi sorotan publik.

Sementara itu, Sekolah Rakyat dinilai memiliki sentimen positif tertinggi (77,5 persen). Hal ini karena program tersebut dianggap efektif memperluas akses pendidikan bagi keluarga miskin.

Direktur Pengembangan Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menekankan pentingnya kerja sama internasional yang memberikan manfaat nyata bagi ekonomi nasional.

Ia mengingatkan tantangan dalam hubungan Indonesia dengan Amerika Serikat (AS), China, dan BRICS. Tantangan itu seperti proteksionisme AS, ketergantungan ekonomi pada Tiongkok, dan persaingan antar anggota BRICS.

“Strateginya mencakup diversifikasi mitra strategis, penguatan ketahanan ekonomi domestik, serta tata kelola transparan dalam kerja sama seperti Belt and Road Initiative (BRI),” kata Eko.

Ekonom Senior INDEF,M. Fadhil Hasan, mengingatkan bahwa penilaian satu tahun kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran tidak bisa dibandingkan langsung dengan survei lembaga lain karena perbedaan metodologi.

Kajian INDEF bersifat independen dan berbasis analisis ekonomi makro, bukan opini publik.

“Secara umum, indikator makroekonomi menunjukkan stabilitas, pertumbuhan sekitar lima persen, inflasi di bawah tiga persen, serta penurunan tingkat pengangguran terbuka,” kata dia.

Dengan capaian tersebut, pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai mampu menjaga keseimbangan antara stabilitas ekonomi dalam negeri dan diplomasi global. Hal ini menjadi fondasi penting untuk melangkah ke tahun kedua pemerintahan.