Tutup
AsuransiBisnisNewsPendidikanStartup

Prudential Pacu Ekonomi Lewat Bisnis Berkelanjutan

305
×

Prudential Pacu Ekonomi Lewat Bisnis Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
cara-prudential-kembangkan-ekosistem-bisnis-berkelanjutan-dorong-ekonomi-nasional
Cara Prudential Kembangkan Ekosistem Bisnis Berkelanjutan Dorong Ekonomi Nasional

Jakarta – PT Prudential life Assurance (Prudential Indonesia) dan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) memperkuat komitmen mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Komitmen ini diwujudkan dengan membekali generasi muda agar lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

pengembangan potensi diri, karier, dan kewirausahaan menjadi fokus utama.

Salah satu implementasinya adalah NextGen Fest 2025, sebuah inisiatif untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan dan pengembangan diri di kalangan anak muda Indonesia.

tahun ini, NextGen Fest digelar di tiga kota besar: Bandung, Surabaya, dan Jakarta.

Puncak acara berlangsung di Balai Sarbini, Jakarta, dan dihadiri hampir 3.000 peserta dari ketiga kota.

“Anak muda adalah generasi kunci untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Chief Agency Officer Prudential Indonesia, Rusli Chan, Rabu (12/11/2025).

“Mereka adalah generasi yang kreatif, adaptif, berjiwa wirausaha, dan memiliki kepedulian sosial tinggi yang siap menjadi sosok inspiratif dan berkontribusi besar untuk kemajuan bangsa,” tambahnya.

Rusli menjelaskan, NextGen fest 2025 menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah potensi dan membentuk karakter sebagai pengusaha muda yang cerdas secara finansial, visioner, dan berdaya saing global.

Chief Sharia Agency Officer Prudential Syariah, Nazrul Namizan, mengungkapkan antusiasme luar biasa dari anak muda di NextGen Fest 2025.

“Mereka datang dengan semangat untuk belajar, berkembang, dan menemukan jati diri sebagai calon pengusaha muda, sekaligus menerapkan nilai syariah dalam meraih peluang income tanpa batas,” ujarnya.

Nazrul menambahkan, generasi muda juga dapat memperluas jaringan yang akan membantu mereka meraih tujuan dalam mengembangkan bisnis yang berkelanjutan.

“Kami percaya semangat ini, dipadukan dengan nilai dan integritas yang kuat, akan menjadi bekal penting untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.

Data Badan pusat Statistik (BPS) Februari 2025 mencatat, terdapat 53,38 juta pelaku usaha rintisan (startup entrepreneur) dan 5,13 juta pelaku usaha mapan (established entrepreneur) di Indonesia.

Namun, rasio kewirausahaan nasional masih berkisar antara 3,35%-3,47%, lebih rendah dibandingkan Singapura (8,76%), Malaysia (4,74%), dan Thailand (4,26%).

Laporan Global Entrepreneurship Monitor (GEM) 2024/2025 mencatat aktivitas wirausaha tahap awal (Total Early-stage Entrepreneurial Activity/TEA) di Thailand mencapai 19,7% dari populasi usia produktif.

Data ini menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan untuk memperkuat daya saing dan semangat wirausaha di Indonesia.