Tutup
InvestasiNews

Sumbar Gelar Konferensi Wakaf Internasional, Bahas Pembangunan

191
×

Sumbar Gelar Konferensi Wakaf Internasional, Bahas Pembangunan

Sebarkan artikel ini
gala-dinner-konferensi-wakaf-internasional-2025,-gubernur-mahyeldi:-kedatangan-peserta-kehormatan-bagi-sumbar
Gala Dinner Konferensi Wakaf Internasional 2025, Gubernur Mahyeldi: Kedatangan Peserta Kehormatan Bagi Sumbar

Padang – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menjamu tamu dari berbagai negara dalam Gala Dinner Konferensi Wakaf Internasional 2025. Acara berlangsung meriah di Auditorium Gubernuran, Jumat (14/11/2025).

Sejumlah tokoh penting turut hadir. Di antaranya Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Ketua BWI Kamaruddin Amin, ketua baznas RI Noor Achmad, dan Pimpinan PM Gontor KH. Hasan Abdullah Sahal.

delegasi dari Mesir, Kuwait, Saudi, Maroko, dan Suriah juga memeriahkan acara tersebut.

mahyeldi menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta. Ia menyebutnya sebagai kehormatan bagi masyarakat Sumbar.

“Malam ini bukan hanya jamuan,tetapi juga wujud persaudaraan,” ujar Mahyeldi. Ia menambahkan, para tamu membawa ilmu dan gagasan untuk kemaslahatan umat.

Gubernur Mahyeldi menegaskan, Sumbar memiliki sejarah panjang dalam tradisi wakaf dan pendidikan Islam.Banyak masjid, pesantren, dan lembaga pendidikan berdiri di atas tanah wakaf.

ia berharap konferensi ini dapat melahirkan kolaborasi baru. Tujuannya, memperkuat peran Sumbar dalam pengembangan wakaf produktif dan ekonomi syariah.

“Semoga pertemuan ini melahirkan inspirasi bagi Sumbar, Indonesia, dan dunia Islam,” harapnya.

Hidayat Nur Wahid mengapresiasi jamuan Pemprov Sumbar.Ia menyoroti potensi wakaf Indonesia yang mencapai Rp2.000 triliun per tahun.

“Yang baru bisa dioptimalkan baru sekitar Rp3,5 triliun. Kerja sama dengan dunia internasional dapat membuka peluang besar bagi penguatan wakaf nasional,” jelasnya.

Hidayat berharap konferensi ini mampu melahirkan kolaborasi global. tujuannya, menjadi solusi atas tantangan ekonomi umat.

Pakar wakaf dari Mesir,Dr. Moustafa Desouky Kasba, menilai Sumbar memiliki potensi besar untuk mengembangkan wakaf secara modern. Ia menawarkan Sumbar belajar dari pengalaman negara-negara arab.

“wakaf adalah kekuatan sosial dan ekonomi jangka panjang. Kami siap berbagi pengalaman untuk pengelolaan yang aman, produktif, dan sesuai tuntunan syariah,” pungkas Moustafa.