Tutup
NewsPerbankan

Mandiri Danai Proyek Hijau, Ekonomi Berkelanjutan Menguat

216
×

Mandiri Danai Proyek Hijau, Ekonomi Berkelanjutan Menguat

Sebarkan artikel ini
wujudkan-ekonomi-hijau-yang-inklusif,-bank-mandiri-perkuat-strategi-pembiayaan-untuk-sektor-energi-terbarukan
Wujudkan Ekonomi Hijau yang Inklusif, Bank Mandiri Perkuat Strategi Pembiayaan untuk Sektor Energi Terbarukan

Jakarta – Bank Mandiri terus memacu dukungan terhadap transisi energi bersih di Indonesia. Terbukti, hingga kuartal III 2025, portofolio pembiayaan berkelanjutan di sektor energi terbarukan mencapai Rp13 triliun.

Angka ini melonjak 29% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

Pencapaian ini sejalan dengan agenda ekonomi hijau dan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat transformasi ekonomi dan energi rendah karbon.

Senior Vice president Environmental, Social and Governance Group Bank Mandiri, Monica Yoanita Octavia, menegaskan komitmen perseroan selaras dengan kebijakan pemerintah.

“Sebagai bank nasional, kami memandang target transisi energi sebagai amanah bersama,” kata Monica, dikutip dari keterangan resminya, senin (17/6/2024).Bank Mandiri, lanjut Monica, secara konsisten mengikuti kebijakan dan roadmap pemerintah, mulai dari Program Strategis Nasional (PSN) hingga rencana transisi energi dalam RUPTL, RUKN, serta berbagai kebijakan di sektor energi lainnya.

Pembiayaan energi terbarukan, kata Monica, tak hanya menekan emisi gas rumah kaca, tetapi juga memperluas jangkauan Bank Mandiri dalam mendukung transformasi bisnis hijau di Indonesia.

Bank Mandiri hadir sebagai mitra transisi yang mendampingi perusahaan korporasi dan seluruh value chain-nya, menciptakan ekosistem energi terbarukan yang solid.

“Pembiayaan yang kami berikan tidak hanya fokus pada proyek besar pada korporasi, tetapi juga dirancang untuk memperkuat seluruh ekosistem pendukungnya,” jelas Monica.

Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri di sektor energi terbarukan mencakup proyek-proyek pembangkit listrik seperti PLTA,PLTS,PLT Mini Hydro,PLT Biomassa,dan PLTP panas bumi.

Selain pembangkit, Bank Mandiri juga memperkuat industri pendukung EBT melalui pembiayaan bagi manufaktur panel surya dan fasilitas pengolahan biodiesel.

Secara keseluruhan,hingga kuartal III 2025,total pembiayaan berkelanjutan Bank mandiri mencapai Rp310,05 triliun,tumbuh 8,7% yoy.

Dari jumlah tersebut, pembiayaan hijau memberikan kontribusi sebesar Rp159 triliun, meningkat 12% YoY, dengan pangsa pasar lebih dari 35% di antara empat bank besar nasional.

pertumbuhan ini didorong oleh sektor prioritas, termasuk produk eco-efisien sebesar Rp13,2 triliun (tumbuh 40% YoY), sektor energi terbarukan sebesar Rp13 triliun (tumbuh 29% yoy), serta transportasi bersih sebesar Rp9,7 triliun (tumbuh 35% YoY).