Tutup
Bursa SahamEkonomiInvestasiNews

IHSG Bergerak Naik, Investor Pantau Aksi AS di Venezuela

187
×

IHSG Bergerak Naik, Investor Pantau Aksi AS di Venezuela

Sebarkan artikel ini
dibuka-menghijau,-ihsg-dibayangi-koreksi-sambil-mewaspadai-dampak-aksi-militer-as-di-venezuela
Dibuka Menghijau, IHSG Dibayangi Koreksi sambil Mewaspadai Dampak Aksi Militer AS di Venezuela

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka sedikit menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (6/1/2026).

IHSG tercatat naik 2 poin atau 0,03 persen ke level 8.861.

Namun, Head of Retail Research PT BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memprediksi IHSG berpotensi mengalami koreksi wajar hari ini.

“IHSG potensi koreksi wajar hari ini,” kata Fanny dalam risetnya.

Sementara itu, bursa saham Asia menunjukkan penguatan pada perdagangan Senin (5/1/2026).

Harga minyak terpantau bergerak fluktuatif seiring investor mencermati dampak aksi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela.

Pelaku pasar juga menimbang implikasi geopolitik setelah AS menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.

Presiden AS, Donald Trump, menyatakan Washington akan menempatkan Venezuela di bawah kendali sementara AS.

Di bursa Asia, Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 2,97 persen.

Hang Seng Hong Kong naik tipis 0,03 persen.

Kospi Korea Selatan melesat 3,43 persen.

Taiex Taiwan menguat 2,57 persen, dan S&P/ASX 200 Australia naik tipis 0,1 persen.

Fanny memperkirakan support IHSG berada di level 8.780-8.800,sementara resisten IHSG di rentang 8.880-8.900.

Sebagai informasi,indeks-indeks saham Wall Street ditutup menguat signifikan pada perdagangan Senin kemarin.

Penguatan terjadi meskipun AS melancarkan serangan militer ke Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas maduro.

Pelaku pasar menilai langkah tersebut tidak akan memicu konflik geopolitik yang meluas dan berpotensi mengganggu stabilitas pasar global.

Indeks Dow Jones Industrial average melonjak 1,23 persen, S&P 500 naik 0,64 persen, dan Nasdaq Composite menguat 0,69 persen.