JAKARTA – Harga emas batangan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan tren penurunan pada perdagangan hari ini, Rabu (29/7/2026). Logam mulia tersebut tercatat merosot Rp12.000 menjadi Rp2.601.000 per gram dibandingkan hari sebelumnya.
Penurunan harga ini juga diikuti oleh nilai buyback atau harga beli kembali emas Antam yang menyusut sebesar Rp15.000 menjadi Rp2.346.000 per gram. Pelemahan harga emas domestik terjadi seiring dengan tren penurunan harga emas di pasar global yang tertekan menjelang rapat kebijakan The Fed.
Di pasar internasional, harga emas spot dilaporkan turun 0,1 persen ke level US$ 4.021,87 per ons troi pada Rabu pagi. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus juga terkoreksi 0,4 persen menjadi US$ 4.021,70 per ons troi.
Kondisi serupa terjadi pada harga emas di jaringan Pegadaian yang kompak mengalami koreksi harga di berbagai jenis produk. Harga emas Antam di Pegadaian terpantau turun Rp9.000 menjadi Rp2.718.000 per gram.
Untuk produk emas UBS, harga per gram tercatat turun sebesar Rp16.000 menjadi Rp2.599.000. Sementara itu, emas Galeri 24 mengalami penurunan sebesar Rp8.000 menjadi Rp2.587.000 per gram.
Produk emas Antam Mulia Retro juga tidak luput dari tren pelemahan dengan penurunan sebesar Rp9.000 menjadi Rp2.604.000 per gram. Penyesuaian harga ini mencerminkan dinamika pasar emas yang masih menanti kejelasan keputusan kebijakan suku bunga dari bank sentral Amerika Serikat.
Secara teknis, harga emas Antam di Logam Mulia untuk pecahan terkecil yakni 0,5 gram kini dipatok pada level Rp1.350.500. Untuk pecahan besar yakni 1.000 gram atau 1 kilogram, harga yang ditetapkan mencapai Rp2.541.600.000.
Perlu dicatat bahwa harga yang dirilis oleh Logam Mulia merupakan harga dasar sebelum pajak. Setiap transaksi pembelian emas di butik resmi akan dikenakan pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,25 persen dari total harga pembelian sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Koreksi harga emas ini terjadi di tengah kondisi pasar modal domestik yang sedang berfluktuasi pada hari yang sama. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu pagi dibuka menguat 0,17 persen ke level 6.141,16, setelah pada penutupan sebelumnya melemah 0,89 persen.
Di sisi lain, nilai tukar mata uang Rupiah terpantau melemah ke level Rp18.099 per dolar AS pada hari ini. Para investor saat ini cenderung bersikap hati-hati dalam menentukan posisi aset di tengah ketidakpastian ekonomi global dan pergerakan harga komoditas logam mulia.




