Tutup
Perbankan

Indonesia-AS Bahas Detail Dagang, Targetkan Kesepakatan Segera

181
×

Indonesia-AS Bahas Detail Dagang, Targetkan Kesepakatan Segera

Sebarkan artikel ini
istana-harap-negosiasi-tarif-dengan-as-rampung-di-akhir-bulan-ini
Istana Harap Negosiasi Tarif dengan AS Rampung di Akhir Bulan Ini

Bogor – Pemerintah Indonesia menargetkan kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat (AS) dapat dirampungkan pada akhir Januari 2026.

Harapan ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Hambalang, Jawa Barat, selasa (6/1).

Pras menjelaskan bahwa proses negosiasi antara kedua negara masih terus berjalan.

Tim teknis dari indonesia dan AS dijadwalkan bertemu pada 12-19 Januari 2026.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyusun legal drafting dokumen Agreement on Reciprocal Trade (ART).

“Sesuai dengan jadwal, tanggal 12 sampai tanggal 19 ini adalah penyusunan legal drafting,” ujar Prasetyo.

“Kita harapkan di dalam penyusunan legal drafting kesepakatan-kesepakatan tersebut sudah bisa dituangkan, dan harapannya di akhir bulan sudah bisa kita tanda tangani,” imbuhnya.

Pemerintah, kata Pras, terus berupaya melakukan negosiasi untuk membela kepentingan Indonesia.

Kepastian apakah Presiden Prabowo Subianto akan langsung bertolak ke AS untuk menandatangani kesepakatan, menurut Pras, akan bergantung pada hasil pertemuan teknis 12-19 Januari.

“Tergantung nanti hasil dari 12 sampai 19 Januari dari legal drafting-nya,” kata Pras.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga hartarto menyebut produk ekspor Indonesia ke AS tetap dikenakan tarif 19 persen.

Tarif ini sesuai dengan pengumuman Juli 2025, di mana saat itu AS memberikan diskon tarif bagi Indonesia dari yang semula 32 persen.

Airlangga berharap dokumen kesepakatan dapat ditandatangani oleh Presiden Prabowo dan Presiden AS Donald Trump sebelum akhir Januari 2026.