EkonomiEnergiPerbankan

Kuota Impor BBM Naik, SPBU Swasta Bersiap Penuhi Pasokan

302
×

Kuota Impor BBM Naik, SPBU Swasta Bersiap Penuhi Pasokan

Sebarkan artikel ini
esdm-beri-tambahan-kuota-impor-bbm-10-persen-ke-spbu-swasta-tahun-ini
ESDM Beri Tambahan Kuota Impor BBM 10 Persen ke SPBU Swasta Tahun Ini

Jakarta – Kabar baik bagi pemilik kendaraan! Pemerintah melalui Kementerian Energi dan sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan kuota impor Bahan bakar Minyak (BBM) untuk SPBU swasta akan ditambah 10 persen tahun ini.

Penambahan kuota ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan BBM di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM, laode Sulaeman, menjelaskan bahwa tambahan kuota ini serupa dengan tahun 2024 dan 2025, yaitu 10 persen dari realisasi penjualan tahun sebelumnya.

“Kuota, saya jawab satu kata, mirip tahun 2025,” ujar laode.

Proses impor saat ini sedang berjalan dan menunggu kedatangan kargo di indonesia.

Laode menambahkan, SPBU swasta telah mengajukan izin impor sejak akhir tahun lalu, termasuk Shell.

Namun, pengajuan dari Shell diterima paling akhir sehingga masih dalam tahap evaluasi.

“Shell itu terakhir kan menyetujui proses pembelian. Jadi, kami evaluasi dulu,” jelasnya.

Pemerintah juga mengubah periode pemberian izin impor BBM tahun ini.

Jika sebelumnya izin diberikan per tiga bulan, kini menjadi izin untuk stok enam bulan sekaligus.

“2025 kemarin ada yang bilang, oh ini kok bulanan, oh 3 bulanan. Nah, tahun ini kita sudah tetapkan 6 bulan. Jadi mereka diberikan impor untuk 6 bulan,” tegas Laode.

Perubahan ini bertujuan untuk mencegah kelangkaan BBM seperti yang terjadi tahun lalu.

Meski demikian, pemerintah akan terus mengevaluasi dinamika yang terjadi setelah pemberian izin enam bulan tersebut.

“Nanti kita lihat lagi dinamikanya (setelah pemberian izin 6 bulan),” pungkasnya.