Tutup
TeknologiTelekomunikasiTransportasi

MudikPedia Bantu Masyarakat Rencanakan Mudik Lebaran 2026

240
×

MudikPedia Bantu Masyarakat Rencanakan Mudik Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
semua-info-pulang-kampung-ada-di-mudikpedia-lebaran-2026
Semua Info Pulang Kampung Ada di MudikPedia Lebaran 2026

Jakarta – Kementerian komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) meluncurkan MudikPedia Lebaran 2026. Ini adalah panduan digital untuk mempermudah masyarakat mendapatkan informasi penting seputar arus mudik dan balik.

MudikPedia hadir sebagai solusi untuk membantu masyarakat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih baik.

Dirjen komunikasi Publik dan Media Kemkominfo, Fifi Aleyda Yahya, menjelaskan bahwa MudikPedia dirancang agar masyarakat dapat mengakses informasi mudik dari berbagai instansi dalam satu tautan.

Informasi yang tersedia meliputi pantauan lalu lintas, jalur mudik, layanan kesehatan, hingga prakiraan cuaca.

MudikPedia memuat informasi jalur mudik dari Kementerian Perhubungan dan Bina Marga, program mudik gratis, pantauan lalu lintas melalui CCTV jalan tol dan pelabuhan, pemesanan tiket kereta api dan kapal ferry, lokasi SPKLU kendaraan listrik, prakiraan cuaca BMKG, hingga informasi penukaran uang Lebaran dari Bank Indonesia.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan memperkirakan sekitar 143,91 juta orang atau 50,60 persen penduduk Indonesia akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026.

Pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung kelancaran arus mudik. Termasuk pemeriksaan kelaikan moda transportasi, penambahan armada, program mudik gratis, serta rekayasa lalu lintas seperti contra flow dan one way.

“Dengan dukungan informasi yang mudah diakses melalui MudikPedia, kami berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih baik, sehingga perjalanan berlangsung aman dan lancar,” ujar Fifi di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).

Kemkominfo juga memprediksi trafik jaringan telekomunikasi akan meningkat hingga 40 persen pada momen Lebaran 2026.

Sekjen Kemkominfo, Ismail, menyatakan bahwa lonjakan trafik ini perlu diantisipasi agar kualitas layanan telekomunikasi tetap optimal selama mudik dan Lebaran.

“Momen libur Lebaran 2026 kurang lebih ada dua minggu. Implikasinya tentu akan memberikan dampak signifikan terhadap lonjakan trafik telekomunikasi yang diperkirakan dalam laporan sekitar 30-40 persen,” kata Ismail.

Selain durasi libur yang lebih panjang,anjuran Work From Anywhere (WFA) dari pemerintah juga diduga menjadi penyebab kenaikan trafik telekomunikasi.

Untuk itu, pemerintah dan operator seluler (opsel) secara masif melakukan pemantauan dan penguatan jaringan telekomunikasi. termasuk melalui satuan tugas (satgas) di posko khusus pemantauan telekomunikasi yang beroperasi selama 13-29 Maret 2026.