Tutup
Perbankan

Perebutan Pupuk Global Memicu Kekhawatiran Harga Pangan Melonjak

246
×

Perebutan Pupuk Global Memicu Kekhawatiran Harga Pangan Melonjak

Sebarkan artikel ini
perang-timur-tengah-memanas,-perebutan-pupuk-bakal-picu-krisis-pangan?
Perang Timur Tengah Memanas, Perebutan Pupuk Bakal Picu Krisis Pangan?

Jakarta – Negara-negara di dunia kini berlomba mengamankan pasokan pupuk. Konflik di Timur Tengah mengganggu distribusi global dan memicu kekhawatiran krisis pangan.

gangguan utama disebabkan penutupan Selat Hormuz, jalur perdagangan vital.Pengiriman pupuk dari Timur Tengah pun tersendat.padahal, kawasan ini pemasok utama bahan baku pupuk dunia.

Harga pupuk urea dan fosfat melonjak tajam. kondisi ini berisiko meningkatkan biaya produksi pertanian dan harga pangan global.

“Semua pihak saat ini sedang berburu pasokan,” kata analis senior pasar biji-bijian The Hightower Report, Randy Place, seperti dilansir Bloomberg.

Pupuk penting untuk menjaga produktivitas tanaman pangan seperti padi, jagung, dan gandum. Gangguan pasokan berdampak langsung pada hasil panen dan ketersediaan pangan.

India, importir terbesar pupuk urea, mulai mencari tambahan pasokan dan mempertimbangkan tender baru. Tujuannya menjaga ketersediaan pupuk di dalam negeri.

Perdana Menteri India Narendra Modi menegaskan pemerintah akan melindungi petani dari dampak krisis ini. “Petani tidak seharusnya menanggung beban dari krisis apa pun,” tegas Modi.

China dan Rusia mulai membatasi ekspor pupuk untuk menjaga kebutuhan domestik. Amerika Serikat (AS) melonggarkan aturan pengiriman untuk memperlancar distribusi.

Brasil meningkatkan impor dari negara lain dan menjajaki kerja sama baru di sektor pupuk dan energi.

persaingan global mendapatkan pupuk semakin ketat. Sejumlah negara harus membayar lebih mahal demi mengamankan kebutuhan pertanian.

Situasi ini dinilai lebih berisiko dibanding gangguan rantai pasok saat perang Rusia-Ukraina 2022. Kali ini, melibatkan porsi perdagangan pupuk global yang lebih besar, terutama dari kawasan Teluk.

Jika kondisi ini berlanjut, tekanan terhadap harga pangan diperkirakan meningkat. Terutama di negara berkembang yang bergantung pada impor pangan dan pupuk.

Di Indonesia,dampak langsung sejauh ini relatif terbatas. PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan pasokan pupuk nasional tetap aman. Bahan baku sebagian besar berasal dari dalam negeri maupun negara di luar kawasan konflik.

Namun, potensi kenaikan biaya logistik global akibat lonjakan harga energi tetap menjadi perhatian. Hal ini dapat berdampak tidak langsung pada sektor pertanian dalam negeri.