Tutup
EkonomiInvestasiPerbankan

Rupiah Goyah, Masyarakat Cermat Kelola Keuangan, Utamakan Prioritas

216
×

Rupiah Goyah, Masyarakat Cermat Kelola Keuangan, Utamakan Prioritas

Sebarkan artikel ini
tips-berhemat-tanpa-tersiksa,-jurus-penting-di-tengah-gejolak-harga
Tips Berhemat Tanpa Tersiksa, Jurus Penting di Tengah Gejolak Harga

Jakarta – Gejolak geopolitik global berdampak pada ekonomi Indonesia. Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam mengatur keuangan di tengah ketidakpastian ekonomi.

Para perencana keuangan menyarankan agar masyarakat memprioritaskan kebutuhan utama. Kebutuhan tersebut meliputi makan, transportasi, dan kebutuhan rumah tangga.

“Dari kebutuhan utama itu pun tetap diupayakan untuk berhemat. Misalnya, makan dengan masakan di rumah supaya pengeluaran bisa tetap terjaga,” ujar Perencana Keuangan Tatadana Consulting, Tejasari.

Tejasari juga menekankan pentingnya meningkatkan dana darurat. Dana ini sebaiknya ditempatkan pada instrumen yang likuid dan aman. Contohnya tabungan, deposito, emas, atau reksa dana pasar uang.

Masyarakat juga disarankan untuk tidak menambah utang baru. Selain itu, segera lunasi pinjaman dengan bunga tinggi.

Senada dengan Tejasari, Perencana Keuangan Mitra Rencana Edukasi (MRE), Andy Nugroho, menyarankan penyusunan skala prioritas pengeluaran.

“Contohnya adalah membayar cicilan utang, membayar tagihan air, beli token listrik, uang sekolah anak dan lain-lain,” kata Andy.

Kebutuhan yang bersifat hiburan sebaiknya dikurangi saat kondisi ekonomi tidak pasti.

Terkait pembagian persentase pengeluaran, Tejasari menyarankan komposisi 40% untuk kebutuhan rutin, maksimal 30% untuk cicilan utang, minimal 10% untuk tabungan atau investasi, dan 20% untuk kebutuhan pribadi.

Komposisi ini bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Jika tidak memiliki utang, porsi tabungan dan investasi bisa ditingkatkan.

Andy Nugroho menawarkan skema lain. Skema tersebut yaitu 55% untuk kebutuhan sehari-hari termasuk cicilan, 10% tabungan atau investasi, 10% dana darurat, 10% pengembangan diri, 10% hiburan, dan 5% untuk donasi.