Tutup
Regulasi

Harga Plastik Naik, Pengusaha Ingatkan Risiko Pemutusan Hubungan Kerja

111
×

Harga Plastik Naik, Pengusaha Ingatkan Risiko Pemutusan Hubungan Kerja

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani, memperingatkan potensi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor padat karya akibat lonjakan harga plastik yang tidak terkendali. Kenaikan harga bahan baku ini dinilai telah melampaui pola fluktuasi normal dan mulai menekan keberlangsungan dunia usaha.

Shinta menjelaskan, jika tekanan biaya produksi terus berlangsung tanpa intervensi kebijakan yang memadai, perusahaan terpaksa mengambil langkah efisiensi yang drastis. Pada tahap awal, dunia usaha akan melakukan penyesuaian operasional seperti pengurangan jam lembur serta menunda rencana ekspansi maupun rekrutmen karyawan baru.

Namun, ia menegaskan bahwa risiko PHK menjadi nyata apabila kondisi ini berkepanjangan, terutama bagi industri yang sangat bergantung pada kemasan plastik, seperti sektor makanan dan minuman, FMCG, farmasi, logistik, dan ritel.

Lonjakan harga ini dipicu oleh ketegangan geopolitik yang mengganggu rantai pasok energi global. Pasalnya, sekitar 70 persen pasokan nafta—bahan baku utama biji plastik—berasal dari Timur Tengah. Data mencatat harga nafta melonjak hingga 45 persen, yang kemudian mendorong kenaikan harga resin PET mencapai 60 persen. Akibatnya, pabrik pemasok kemasan terpaksa memangkas kapasitas produksi hingga 30 persen, sementara harga kemasan di pasar melambung 100 hingga 150 persen.

Pelaku usaha kini terjepit dalam dilema. Di satu sisi, mereka harus menjaga harga produk tetap terjangkau guna menjaga daya beli masyarakat. Di sisi lain, tekanan biaya produksi yang tinggi terus menggerus profitabilitas, terutama bagi pelaku UMKM dan sektor dengan margin keuntungan tipis.

Menanggapi kondisi tersebut, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan pemerintah sedang berupaya mencari alternatif negara pemasok bahan baku plastik untuk menstabilkan harga dan pasokan di dalam negeri.

Budi mengakui bahwa selama ini ketergantungan pada nafta dari Timur Tengah terganggu oleh hambatan logistik dan ketatnya persaingan global. Pemerintah kini tengah menjajaki kerja sama pasokan alternatif dari Afrika, India, dan Amerika Serikat untuk memastikan industri nasional tetap berjalan.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga Bitcoin sempat menguat menembus level US$ 75.000 setelah adanya kabar kesepakatan gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon pada Jumat (17/4/2026) dinihari. Sentimen positif dari meredanya tensi geopolitik ini mendorong minat investor terhadap aset berisiko, termasuk kripto. Berdasarkan data pasar, pada Minggu (19/4/2026) pukul 07.55 WIB, harga Bitcoin tercatat di level US$ 75.693 atau naik 3,62%…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Jakarta. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) mengumumkan rencana pembayaran dividen dari tahun buku 2025. Nilai dividen saham BNII lebih dari Rp 500 miliar. Di sisi lain, harga saham BNII hanya sekitar 200-an. Rencana pembayaran dividen diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026. Selain itu, perseroan juga melakukan perubahan signifikan pada jajaran komisaris dan direksi dalam Dalam RUPST tersebut, pemegang…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Emiten milik Garibaldi “Boy” Thohir, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) akan membagikan dividen final sebesar US$ 197,50 juta kepada pemegang saham. Sekretaris Perusahaan Alamtri Resources Indonesia Maharani Cindy Opssedha mengatakan, pembagian dividen ini sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 17 April 2026. “Dividen dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Entitas Grup Alamtri milik Garibaldi “Boy” Thohir, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) mengalokasikan dana US$ 120 juta atau 44,25% laba bersih tahun buku 2025 sebagai dividen. Sekretaris Perusahaan Alamtri Minerals Indonesia Mahardika Putranto menyampaikan, pembagian dividen sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 17 April 2026. “Sesuai dengan hasil RUPS Tahunan, total nilai dividen yang akan…