SOLO – Sebuah sepeda motor tertemper Kereta Api (KA) Batara Kresna relasi Solo-Wonogiri saat melintas di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, pada Minggu pagi, 19 April 2026. Peristiwa tersebut terjadi di tengah keramaian masyarakat yang sedang menikmati kegiatan *car free day* (CFD).
Akibat kejadian ini, pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kasih Ibu untuk mendapatkan penanganan medis.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengonfirmasi insiden yang terjadi pada pukul 08.54 WIB di kilometer 5+2 antara petak jalan Purwosari-Solokota tersebut.
Feni memastikan, seluruh awak dan penumpang KA Batara Kresna dalam kondisi selamat. Kereta juga tidak mengalami kerusakan sehingga dapat melanjutkan perjalanannya kembali pada pukul 08.57 WIB.
“KAI sangat menyayangkan terjadinya temperan ini. Kami memohon maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar Feni.
Pihak KAI menegaskan pentingnya kedisiplinan bagi pengguna jalan saat melintasi perlintasan sebidang. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta berhenti sejenak guna memastikan jalur benar-benar aman sebelum melintas.
“Pelanggaran di perlintasan sebidang membahayakan keselamatan petugas, penumpang kereta, maupun pengguna jalan itu sendiri,” tegasnya.
KAI Daop 6 Yogyakarta juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuat perlintasan liar dan hanya menggunakan perlintasan resmi. KAI berharap insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang karena keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama.







