Jakarta – Suasana area check-in Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta sempat diwarnai keributan antara dua orang pada Senin malam, 15 Juni 2026. Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran karena dinilai berisiko mengganggu kenyamanan penumpang lain yang berada di lokasi.
Petugas Aviation Security (Avsec) yang sedang bertugas di bandara segera merespons cepat laporan tersebut. Sesuai dengan standar operasional prosedur, personel langsung mengamankan titik kejadian untuk memulihkan situasi.
“Petugas segera mendatangi lokasi, mengendalikan situasi, dan memisahkan kedua pihak yang terlibat perselisihan,” ujar Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, dalam keterangan tertulisnya.
Setelah kondisi berhasil dikendalikan, kedua pihak yang berselisih tersebut langsung digiring menuju Pos Polisi Terminal 3. Langkah ini diambil untuk proses mediasi serta pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan area terminal tetap kondusif.
Sementara itu, Asst. Deputy Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan, menegaskan bahwa insiden ini tidak mengganggu operasional penerbangan. Seluruh layanan bagi pengguna jasa tetap berjalan normal tanpa kendala berarti.
Pihak pengelola bandara berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan personel di seluruh area terminal. Koordinasi yang responsif antarunit disebut menjadi kunci utama menjaga keamanan di salah satu bandara tersibuk di Asia Tenggara tersebut.







